Dinamika Kelompuk Tani Hutan (Kasus Pada Program Perhutanan Sosial Desa Kemang BKPH Clranjang Selatan, Kabupaten Cianjur)

Date
2002Author
Sudaryanti, Sri
Sugihen, Basita Ginting
Padmowihardjo, Soedijanto
Metadata
Show full item recordAbstract
Dinamika Kelompok merupakan suatu kekuatan yang dimiliki oleh kelompok yang akan menentukan perilaku anggota kelompok. Kelompok yang diteliti adalah Kelompok Tani Hutan (KTH) peserta program Perhutanan Sosial di Wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Ciranjang Selatan Kabupaten Cianjur. Pola pembentukan Kelompok Tani Hutan berdasarkan pada Pedoman Pelaksanaan Program Perhutanan Sosial adalah (a) dilakukan secara formal melalui rapat desa; (b) pencarian pemrakarsa untuk mempermudah pencarian anggota KTH; (c) calon anggota adalah masyarakat desa hutan dengan kriteria tingkat pendapatan rendah, lahan garapan sempit atau bahkan tidak memiliki lahan garapan sama sekali, sanggup bekerja di hutan. Pengelompokan pesanggem (petani penggarap) kedalam suatu kelompok berdasarkan pada hamparan lahan yang telah ditentukan dan dekat dengan domisili anggota. Pengelompokan dengan dasar tersebut dimaksudkan agar memudahkan petugas untuk menghubungi setiap anggota kelompok apabila terdapat masalah yang harus disampaikan kepada anggota. Setiap anggota akan memperoleh 0,25 ha lahan untuk ditanami tanaman pokok kehutanan, tanaman tepi, tanaman pengisi dan tanaman pagar dengan bibit dari Perhutani untuk tanaman pokok saja.
Collections
- MF - Human Ecology [2473]

