View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Resources Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Resources Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Struktur Komunitas Fitoplankton di Perairan Estuari Mayangan, Jawa Barat.

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1.753Mb)
      Date
      2012
      Author
      Delis, Putu Cinthia
      Damar, Ario
      Pratiwi, Niken T. M.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Perairan Estuari Mayangan terletak di Desa Mayangan, Kecamatan Legon Kulon, Subang, Jawa Barat dengan wilayah didominasi oleh kawasan hutan mangrove. Salah satu komunitas biota yang hidup di daerah tersebut adalah fitoplankton. Fitoplankton merupakan salah satu produser primer yang dapat memanfaatkan energi matahari dan unsur hara menjadi bahan organik yang kemudian dapat dimanfaatkan oleh zooplankton dan organisme herbivora lain sebagai makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji struktur komunitas fitoplankton di perairan Estuari Mayangan, Jawa Barat. Pengambilan sampel air dan fitoplankton dilakukan di lima stasiun pengamatan selama lima bulan (Juni-Oktober 2011). Analisis kualitas air dilakukan di Laboratorium Produktivitas dan Lingkungan Perairan, sedangkan analisis fitoplankton dilakukan di Laboratorium Biologi Makro 1, Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. Setelah data kelimpahan fitoplankton diperoleh, data diuji terlebih dahulu menggunakan analisis ragam satu arah untuk mengetahui apakah data bebeda secara spasial atau temporal. Setelah dilakukan pengujian, menunjukkan tidak ada perbedaan antar stasiun sehingga analisis data dilakukan secara temporal dengan stasiun sebagai ulangan. Setelah itu dilakukan analisis data antara lain: indeks keanekaragaman (Shanon-Wienner), indeks keseragaman (Shanon-Wienner), indeks dominansi (Simpson), pengelompokan waktu pengamatan berdasarkan kelimpahan fitoplankton dengan Indeks Bray-Cutris, pengelompokan waktu pengamatan berdasarkan kualitas air dengan Indeks Canberra, korelasi kelimpahan fitoplankton dengan kualitas air menggunakan analisis PCA, dan pengaruh keberadaan kualitas air terhadap kelimpahan kelas fitoplankton dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Analisis ragam satu arah menunjukkan bahwa kelimpahan fitoplankton tidak berbeda secara spasial, namun berbeda secara temporal. Kelimpahan fitoplankton tertinggi ditemukan pada bulan Oktober, sedangkan pada bulan Juni-September kelimpahan fitoplankton tidak berbeda nyata. Kelas fitoplankton dengan jumlah genus tertinggi adalah Bacillariophyceae (Diatom). Jumlah genus pada kelas Bacillariophyceae berkisar antara 26-32 genera. Kelas Bacillariophyceae memiliki kelimpahan tertinggi dengan kisaran 963-28.263 sel/L. Genus yang ditemukan dalam jumlah banyak pada bulan Juni adalah Talasionema, pada bulan Agustus adalah Surirella, sedangkan pada bulan Juli, September, dan Oktober adalah Chaetoceros. Genus Chaetoceros juga merupakan genus yang mendominasi pada bulan Oktober. Perairan Estuari Mayangan memiliki indeks keanekaragaman berkisar antara 0,74-2,57. Selain itu, indeks keseragaman dan indeks dominansi menunjukkan perairan Estuari Mayangan memiliki komposisi jenis yang cukup seimbang dengan nilai kisaran masing-masing 0,25-0,86 dan 0,10-0,69. Pengelompokan waktu pengamatan berdasarkan kualitas air menunjukkan tidak ada perbedaan kondisi kualitas air dari kelima bulan pengamatan. Pengelompokan waktu pengamatan berdasarkan kelimpahan fitoplankton menunjukkan adanya 2 kelompok, yaitu kelompok I (Juni-September) dan kelompok II (Oktober). Kelas Bacillariophyceae pada bulan Juni-September dipengaruhi oleh pH, silika, DIN, dan ortofosfat, sedangkan pada bulan Oktober lebih dipengaruhi oleh kecerahan. Kelimpahan kelas Cyanophyceae pada bulan Oktober dipengaruhi oleh kecerahan, kelas Chrysophyceae dipengaruhi oleh DIN, dan kelas Dinophyceae dipengaruhi oleh silika dan ortofosfat. Kondisi kelimpahan fitoplankton di perairan Estuari Mayangan secara umum cukup baik untuk mendukung kehidupan organisme herbivora.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/78550
      Collections
      • UT - Aquatic Resources Management [2679]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository