Identiflkasi Karakteristik Permukman Pinggir Sungai Dan Pengaruhnya Terhadap Kualitas Sungai Di Kota Banjarmasin
Date
2004Author
Hayati, Fitriani
Sitorus, Santun R. P.
Rustiadi, Ernan
Metadata
Show full item recordAbstract
Permukiman pinggir sungai adalah permukiman yang berada di sempadan sungai termasuk permukiman yang berada di badan sungai. Permukiman pinggir sungai di kota Banjarmasin merupakan suatu permukiman yang terjadi secara alami dan merupakan cikal bakal adanya kota Banjarmasin. Permukiman pinggir sungai di Kota Banjarmasin mempunyai karakteristik tertentu yang mempengaruhi kualitas sungai, yaitu ruang terbuka sungai yang bisa dilewati sarana transportasi dan kualitas air sungai.
Penelitian ini bertujuan menelaah secara deskriptif sungai dan permukiman pinggir sungai di Kota Banjarmasin. Mengidentifikasi faktor-faktor fisik, fasilitas dan sarana permukiman, sosial ekonomi dan persepsi pemukim pada permukiman pinggir sungai. Menganalisis faktor karakteristik permukiman yang mempengaruhi kualitas sungai. Menganalisis faktor karakteristik permukiman yang mempengaruhi persepsi pemukim tentang kualitas air sungai dan lebar sungai. Sungai di kota Banjarmasin terdiri dari tiga kelas, yaitu sungai besar, sungai sedang, dan sungai kecil, dimana kondisi alirannya dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Penelitian dilakukan pada permukiman di tiga sungai, yaitu Sungai Martapura, Sungai Kuin, dan Sungai Kelayan untuk mewakili ketiga kelas tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan cara survei serta wawancara warga yang menjadi wakil dari penghuni rumah, dan tes kualitas air sungai.
Hasil penelitian pada ketiga sungai menunjukkan semakin kecil sungai, kualitas air semakin buruk dan ruang terbuka sungai semakin sempit. Permukiman pinggir sungai di ketiga sungai mempunyai pola yang hampir seragam dari stuktur rumah hingga persepsi warga tentang dampak membuang sampah. Faktor yang mempengaruhi kualitas air adalah penyaluran air kotor pada rumah di atas badan sungai yang langsung ke sungai, cara buang sampah dan persepsi tentang dampak buang sampah. Faktor yang mempengaruhi ruang terbuka sungai adalah tertutupnya sungai oleh bangunan rumah dan kedekatan permukiman dengan pusat kota. Pendapat pemukim tentang kualitas air dan ruang terbuka sungai merupakan gambaran kepekaan pemukim terhadap lingkungan sungai, dimana semakin jauh permukiman dari sungai maka kepekaan pemukim terhadap lingkungan sungai juga semakin kecil.


