View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Economic and Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Comparative and Competitive Advantage of Feedlot Industry Indonesia

      Keunggulan Komparatif dan Kompetitif Industri Feedlot Indonesia

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (21.54Mb)
      Date
      2015
      Author
      Paramecwari, Labudda A.S.
      Pambudy, Rachmat
      Kusnadi, Nunung
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Daging merupakan komoditas utama yang diperdagangkan di seluruh dunia karena bernilai ekonomis dan bernutrisi. Sayangnya, peternakan rakyat di Indonesia belum mampu merespon permintaan daging sapi terlihat dari level impor tinggi sehingga feedlot memiliki peran penting dalam penyediaan komoditas tersebut melalui teknologi yang lebih baik. Namun, masih dipertanyakan bilamana industri feedlot Indonesia memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif. Selain itu, belum diketahui pula apakah kebijakan yang diterapkan mendukung daya saing feedlot Indonesia. Oleh sebab itu, studi ini bertujuan untuk menilai keunggulan komparatif dan kompetitif industri feedlot indonesia serta mengevaluasi kebijakan pemerintah terkait daging dan sapi potong. Untuk mengukurnya, studi ini meliputi tiga provinsi yang menjadi produsen dan konsumen utama daging di Indonesia, yaitu Banten, Lampung, dan Jawa Barat. Keunggulan komparatif dan kompetitif serta dampak kebijakan terhadap industri feedlot Indonesia dianalisis menggunakan Policy Analysis Matrix (PAM). Penelitian ini menunjukkan bahwa feedlot memiliki keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif dinilai dari nilai DRC dan PRC kurang dari satu. Selain itu, kebijakan pemerintah telah mendukung tercapainya keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif industri feedlot Indonesia. Hal ini dibuktikan melalui analisis kebijakan pemerintah terhadap input dan output sapi potong. Kebijakan input dan output telah cukup memproteksi dan melindungi usaha sapi potong, sehingga pelaku usaha feedlot di Banten, Lampung, dan Jawa Barat memperoleh keuntungan berturut-turut sebesar 1 437 964, 1 763 357, and 1 196 335 IDR/ekor. Adanya kebijakan input dan output sapi potong meningkatkam nilai tambah keuntungan serta memberikan dampak positif terhadap biaya produksi, sebab menurunkan biaya produksi sebanyak 16 persen untuk Banten, 19 persen untuk Lampung, dan 13 persen untuk Jawa Barat. Lebih jauh, hasil analisis sensitifitas menjelaskan bahwa harga sapi bakalan berpengaruh terhadap daya saing.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/75625
      Collections
      • MT - Economic and Management [3203]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository