View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengujian Biointensif Penyakit Busuk Daun (Fusarium Fujikuroi Nirenberg) Pada Tanaman Sansevieria (Sansevieria Trifasciata).

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (13.79Mb)
      Date
      2015
      Author
      Wutsqo, Urwatil
      Yuliani, Titiek Siti
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Sansevieria (Sansevieria trifasciata) atau lidahmertua merupakan salah satu tanaman hias yang mempunyai prospek untuk dikembangkan di Indonesia. Faktorfaktor yang menyebabkan berbagai masalah yang dihadapi petani adalah hama dan penyakit. F. fujikuroi merupakan cendawan patogen penyebab penyakit bercak daun pada tanaman sansevieria. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan agens antagonis Trichoderma harzianum dan plant growth promoting rhizobacteria (PGPR) dalam menekan pertumbuhan penyakit busuk daun. Kegiatan penelitian ini terdiri dari isolasi daun tanaman yang menunjukkan gejala busuk daun, eksplorasi T. harzianum dari tanah, uji antagonisme secara in vitro dengan menggunakan T. harzianum, PGPR, kombinasi antara T. harzianum dengan PGPR dan fungisida dengan bahan aktif benomil. Pengujian in vivo dilakukan dengan perendaman tanaman sansevieria di dalam masing-masing agens antagonis selama 24 jam, sansevieria ditanam di dalam media yang mengandung pupuk kompos, pasir dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1. Satu minggu setelah sansevieria ditanam, inokulasi patogen dilakukan. Percobaan dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) in time. Peubah yang diamati adalah persentase daya hambat, kejadian penyakit dan keparahan peyakit busuk daun. Hasil uji in vitro menunjukkan bahwa T. harzianum paling efektif dalam menekan pertumbuhan F. fujikuroi, sedangkan hasil uji in vivo menunjukkan bahwa F. fujikuroi kurang berkembang baik di rumah kaca sehingga tingkat kejadian penyakit dan keparahan penyakit cukup rendah. Kombinasi antara T. harzianum dan PGPR kurang efektif dalam menekan perkembangan penyakit busuk daun.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/74631
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository