View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Fisheries
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Fisheries
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penapisan dan Pemanfaatan Kapang Endofit dalam Pembuatan Bioetanol dari Limbah Pengolahan Agar-agar

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (13.18Mb)
      Date
      2014
      Author
      Andhikawati, Aulia
      Ibrahim, Bustami
      Tarman, Kustiariyah
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Sumber bahan bakar minyak di Indonesia yang semakin berkurang tetapi kebutuhannya semakin meningkat, mendorong berbagai kalangan untuk mencari sumber-sumber energi baru untuk menggantikan minyak bumi, seperti bahan bakar dari sumberdaya hayati. Salah satu contoh bahan bakar dari sumberdaya hayati adalah bioetanol. Bahan bakar bioetanol dapat berasal dari limbah pengolahan rumput laut. Limbah yang masih memiliki kandungan lignin, selulosa dan hemiselulosa sangat potensial untuk dimanfaatkan menjadi bioetanol. Selulosa yang terkandung pada limbah sebesar 15-25%. Salah satu cara untuk mengkonversikan komponen pati dan selulosa menjadi etanol yaitu dengan hidrolisis enzim yang diikuti dengan fermentasi. Degradasi selulosa dapat dilakukan dengan menggunakan aktivitas mikroba potensial contohnya kapang untuk menghasilkan gula dan selanjutnya khamir Saccharomyces cerevisiae untuk produksi etanol. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menentukan kapang laut endofit selulolitik yang berpotensi; (2) menentukan umur kapang, konsentrasi kapang dan waktu hidrolisis terbaik; dan (3) menentukan waktu fermentasi terpilih untuk menghasilkan etanol. Penelitian ini menunjukkan hasil isolasi kapang endofit pada rumput laut dan daun mangrove diperoleh masing-masing dua isolat kapang yaitu isolat RL6, RL9, D1 dan D2. Keempat jenis isolat kapang yang telah diisolasi dan isolat kapang koleksi (Isolat EN, KT19 dan SMH) dapat tumbuh pada berbagai media dengan salinitas NaCl 3%, air laut dan air tawar. Media dengan penambahan air laut dan air tawar, semua isolat kapang dapat menghasilkan zona bening, sedangkan pada media dengan penambahan NaCl 3% hanya isolat D1 yang tidak menghasilkan zona bening. Isolat EN memiliki nisbah zona bening terbesar yaitu 1,36. Proses hidrolisis limbah pengolahan agar-agar selama tiga hari dengan perlakuan konsentrasi kapang 20% menghasilkan nilai gula pereduksi sebesar 0,04% (b/b). Umur kapang yang digunakan pada proses hidrolisis yaitu 9 hari. Fermentasi terpilih untuk uji crude etanol yaitu fermentasi selama 3 hari. Jumlah kepadatan ragi komersial dan nilai glukosa selama fermentasi 3 hari yaitu sebesar 5,02x109 CFU dan 0,04% (b/b). Nilai pH yang terukur yaitu 3,9. Konsentrasi crude etanol pada proses fermentasi dianalisis dengan menggunakan HPLC. Crude etanol yang didapat pada fermentasi hari ketiga yaitu sebesar 3892 ppm.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/70487
      Collections
      • MT - Fisheries [3214]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository