IPB University Logo

SCIENTIFIC REPOSITORY

IPB University Scientific Repository collects, disseminates, and provides persistent and reliable access to the research and scholarship of faculty, staff, and students at IPB University

AI Repository
 
Building and Categories


      View Item 
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Master Final Assignments
      • MF - Multidiciplinary Program
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Final Assignments
      • Master Final Assignments
      • MF - Multidiciplinary Program
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Sistem Pengelolaan Ekowisata Berbasis Masyarakat di Taman Nasional (Studi Kasus: Taman Nasional Gunung Halimun)

      Thumbnail
      View/Open
      Abstract (246.0Kb)
      Fulltext (7.483Mb)
      Postscript (755.2Kb)
      Cover (653.3Kb)
      Bab I (512.0Kb)
      Bab II (1.092Mb)
      Bab III (383.1Kb)
      Bab IV (1.568Mb)
      Bab V (2.593Mb)
      Bab VI (1.235Mb)
      Bab VII (355.7Kb)
      Daftar Pustaka (1.159Mb)
      Date
      2002
      Author
      Nugraheni, Endang
      Mardiastuti, Ani
      Suratmо, F. Gunarwan
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Taman Nasional Gunung Halimun (TNGH) merupakan areal hutan hujan tropika seluas 40.000 hektar yang kaya dengan keanekaragaman hayati. Penduduk yang tinggal di wilayah tersebut adalah masyarakat Kasepuhan yang merupakan keturunan kerajaan Pajajaran, sejak 500 tahun yang lalu, dan para pekerja perkebunan teh sejak jaman penjajahan Belanda. Pada tahun 1995, dibangun projek ekowisata berbasis masyarakat dengan dana dari Biological Conservation Network. Adapun tujuan dari penelitian adalah untuk menyusun pola ekowisata yang lestari dan berbasis masyarakat, dengan harapan agar dapat dijadikan acuan bagi pengembangan ekowisata di tempat lainnya. Penelitian dilakukan di tiga pedesaan di sekitar pondok wisata yang sekarang dikelola masyarakat, yaitu di bagian utara, timur, dan selatan TNGH. Penelitian dilaksanakan dari Agustus 2000 sampai dengan Februari 2001. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat lokal, yang berpartisipasi sejak dibangunnya pondok wisata, masih tetap melanjutkan kegiatan ekowisata, walaupun jumlah pengunjung belum sebanyak yang diharapkan. Pengembangan kegiatan ekowisata didasarkan pada prinsip penggabungan antara wisata alam, konservasi, dan partisipasi masyarakat. Pendapat masyarakat menyebutkan bahwa kegiatan ekowisata bermanfaat menambah penghasilan mereka, dan berharap agar di masa depan dapat terus berkembang. Walaupun ide utama pengembangan ekowisata datang dari luar komunitas, namun mereka kemudian berpartisipasi secara aktif, yang tergolong kepada partisipasi fungsional menurut Pretty (1995). Secara umum praktek ekowisata yang dievaluasi menurut kriteria yang dikemukakan oleh Wallace & Pierce (1996) adalah tergolong baik, walaupun diperlukan pula beberapa perbaikan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/6563
      Collections
      • MF - Multidiciplinary Program [2029]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository