Upaya Peningkatkan Mutu Pendidikan Melalui Program Pendidikan Berbasis Masyarakat (Kasus di SL TPN :3 Bengkalis)
Abstract
Salah satu masalah mendasar dalam bidang pendidikan Indonesía
adalah rendahnya mutu pendidikan pada setiap jenjang dan satuan
pendidikan, khususnya pendidikan dasar dan menengah
Evaluasi program peningkatan mutu pendidikan di SLTPN 3
Bengkalis menggunakan indikator: 1) kelulusan, dilihat dari NEM rata-rata
siswa SLTPN 3 Bengkalis empat tahun terakhir, 2) input pendidikan
mencakup: pelatihan dan kompetensi guru, pengadaan buku dan alat
pelajaran, perbaikan sarana dan prasarana dan peningkatan mutu
menajemen sekolah, dan 3) peranan pihak sekolah SLTPN 3 Bengkalis.
Permasalahan yang dihadapi oleh SLTPN 3 Bengkalis adalah
Nilai NEM rata-rata siswa masih rendah, kompetensi guru masih kurang,
pengadaan buku dan alat pelajaran belum memadai, sarana dan
prasarana sudah tersedia, namun masih belum memadai dan mutu
manajemen sekolah masih rendah, kurang optimalnya peranan Komite
Sekolah dan rendahnya peranserta masyarakat dalam peningkatan mutu
pendidikan di SLTPN 3 Bengkalis.
3
Peranserta masyarakat sebelum terbentuknya Komite Sekolah
dalam peningkatan mutu pendidikan di SLTPN 3 Bengkalis adalah
sebagai berikut: 1) peranserta orang tua terhadap siswa SLTPN
Bengkalis secara umum dinilai kurang aktif, meliputi peran memberikan
bimbingan belajar di rumah, melengkapi perlengkapan belajar siswa,
kepedulian tentang tugas pekerjaan rumah, 2) peranserta orang tua
kepada sekolah secara umum juga kurang aktif, meliputi peranserta dalam
menghadiri panggilan/undangan dari pihak sekolah, memberikan
usulan/saran, memberikan bantuan uang dalam bentuk sumbangan oleh
pihak sekolah.
Collections
- MF - Human Ecology [2473]


