View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Beberapa Genotipe Cabai dan Ketahanannya terhadap Penyakit Antraknosa yang Disebabkan oleh Colletotrichum acutatum.

      Thumbnail
      View/Open
      full text (1.403Mb)
      Date
      2013
      Author
      Murdani, Ryanda Rachmad
      Syukur, Muhamad
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan beberapa genotipe cabai IPB serta ketahanannya terhadap penyakit antraknosa. Hipotesis yang diajukan adalah terdapat galur cabai yang berdaya hasil tinggi dan galur cabai yang memiliki ketahanan terhadap penyakit antraknosa Penelitian dilakukan di dua lokasi yaitu pada Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Tanaman, Departemen Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian IPB dan di Kebun Percobaan Leuwikopo IPB Dramaga. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2011 - Juli 2012. Bahan tanam yang digunakan dalam penelitian ini adalah 13 galur cabai IPB yaitu genotipe cabai keriting (IPB C179, IPB C183, IPB C186, IPB C187, IPB C191, IPB C192, IPB C196, IPB C233 dan IPB C237), genotipe cabai rawit (IPB C180 dan IPB C230), dan genotipe cabai besar (IPB C15 dan IPB C235). Inokulum yang digunakan untuk menguji ketahanan cabai terhadap penyakit antraknosa adalah Colletotrichum acutatum isolat PYK04 asal Payakumbuh. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT), faktor tunggal, dengan tiga ulangan. Untuk melihat perbedaan antar perlakuan dilakukan dengan uji lanjut dengan DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) pada taraf α = 5% dan uji kontras orthogonal pada taraf α = 5%. Pengamatan dilakukan terhadap karakter kualitatif dan kuantitatif. Pengamatan yang dilakukan pada uji ketahanan terhadap penyakit antraknosa meliputi pengamatan kejadian penyakit (KP) dan diameter nekrosis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa genotipe cabai dengan produktivitas yang baik dari genotipe lainnya adalah IPB C179, IPB C183, IPB C187, IPB C192, IPB C196, dan IPB C233. Uji ketahanan terhadap antraknosa menunjukkan IPB C15 memiliki ketahanan yang paling baik dan masuk ke ii kategori moderat dibandingkan genotipe lainnya yang masuk kategori sangat rentan terhadap Colletotrichum acutatum isolat PYK 04. Hasil dari uji kontras jumlah buah dan bobot buah cabai menandakan cabai besar memiliki jumlah buah per tanaman yang lebih rendah dibandingkan dengan cabai keriting, akan tetapi cabai besar memiliki bobot buah per tanaman yang lebih tinggi.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/64227
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository