View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Silviculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Silviculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pendugaan Erosi dan Sedimentasi di DTA Cipopokol Sub DAS Cisadane Hulu dengan Menggunakan Model AGNPS (Agricultural non Point Source Pollution Model)

      Thumbnail
      View/Open
      fullteks (26.03Mb)
      Date
      2010
      Author
      Ananda, Rizky Dwima
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Peningkatan jumlah penduduk akan menyebabkan peningkatan kebutuhan manusia terhadap sumber daya dan salah satunya adalah sumber daya lahan. Pemanfaatan lahan yang berlebih di sekitar DAS menyebabkan dampak negatif seperti erosi dan sedimentasi. Salah satu kawasan yang mengalami pemanfaatan berlebih adalah DAS Cisadane. Untuk mencegah terjadinya kerusakan lahan yang lebih besar dilakukan kajian dampak perubahan penggunaan lahan dengan menggunakan model prediksi AGNPS. Tujuan penelitian adalah menentukan besarnya erosi dan sedimentasi yang terjadi di DTA Cipopokol dan mendapatkan bentuk penggunaan lahan optimal dalam mengurangi laju erosi dan sedimentasi. Hasil keluaran model pada kondisi awal dengan nilai masukan curah hujan sebesar 1.490,52 mm/tahun dan EI30 sebesar 1.322,48 m.ton.cm.ha-1.jam-1 menghasilkan laju erosi di outlet sebesar 226,37 ton/ha/tahun, laju sedimentasi sebesar 69,88 ton/ha/tahun, dan jumlah sedimen total 10.187,6 ton/tahun. Penutupan lahan berupa tegalan/ladang memberikan kontribusi laju erosi dan jumlah sedimen terbesar yaitu 31.452, 35 ton/ha/tahun dan 90.009,03 ton/tahun. Untuk membandingkan erosi hasil lapangan dan keluaran model maka dilakukan validasi dimana hasil yang diperoleh untuk nilai korelasi sebesar 0,881 dan memiliki R2 sebesar 77%. Hasil analisis sensitivitas didapatkan bahwa parameter kemiringan lereng merupakan parameter yang paling berpengaruh terhadap keluaran model.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/63611
      Collections
      • UT - Silviculture [1442]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository