View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kajian Peraturan Menteri Kehutanan Nomor: P.33/Menhut-II/2007 (Studi Kasus di Desa Sidamulih, Ciamis, Jawa Barat)

      Thumbnail
      View/Open
      fullteks (16.56Mb)
      Date
      2010
      Author
      Debora, Doris
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Hutan milik adalah hutan yang tumbuh di atas lahan yang dibebani hak milik. Di samping mempunyai fungsi pendukung lingkungan, konservasi tanah dan perlindungan tata air, hutan rakyat juga mempunyai kontribusi yang cukup besar dalam upaya peme-nuhan kebutuhan bahan baku industri pengolahan kayu dan rumah tangga. Dalam pemanfaatan hasil hutan dari hutan rakyat, Departemen Kehutanan telah mengeluarkan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.51/Menhut-II/2006 tentang Pe-nggunaan Surat Keterangan Asal Usul (SKAU) untuk pengangkutan hasil hutan kayu. Pe-raturan tersebut diubah menjadi Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.33/Menhut-II/2007. SKAU adalah surat keterangan yang menyatakan sahnya pengangkutan, pe-nguasaan atau kepemilikan hasil hutan kayu yang berasal dari hutan hak atau lahan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme pelaksanaan penerbitan SKAU di lapangan dan mengetahui efektivitas pelaksanaan penatausahaan hasil hutan dari hutan hak/rakyat. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif, yaitu dengan mengkaji isi P.33/2007 dan membandingkannya dengan hasil observasi dan wawancara di lapangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelaksanaan permenhut tersebut masih terdapat permasalahan, seperti kesiapan sumber daya manusia, dokumen angkutan yang diguna-kan, dan jenis kayu yang dicakup dalam SKAU. Selain permasalahan-permasalahan ter-sebut, masih terdapat permasalahan lainnya, yaitu adanya pungutan liar dalam pe-ngangkutan kayu rakyat, yang menghambat kelancaran penatausahaan hasil hutan dari hutan rakyat.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/63488
      Collections
      • UT - Forest Management [3207]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository