View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Penggunaan Masker dan Sarung Tangan Terhadap Produktivitas Penyadapan Getah Pinus di Hutan Pendidikan Gunung Walat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

      Thumbnail
      View/Open
      fullteks (23.42Mb)
      Date
      2010
      Author
      Wijiastuti, Andriani
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Peningkatan jumlah penduduk menjadikan permintaan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) juga ikut meningkat, salah satunya adalah gondorukem. Gondorukem merupakan padatan hasil penyulingan getah pinus (Pinus spp.). Dengan meningkatnya jumlah permintaan terhadap gondorukem, maka produksi getah pinus pun juga harus ditingkatkan. Salah satu cara nya adalah dengan penggunaan zat stimulansia. Adapun bahan yang terkandung dalam stimulansia berupa larutan asam, dimana larutan tersebut dapat memberikan dampak negatif terhadap keselamatan penyadap. Sebagaimana diketahui bahwa Hutan Pendidikan Gunung Walat (HPGW) belum menerapkan penggunaan Alat pelindung Diri (APD) pada kegiatan penyadapan getah pinus, sehingga diperlukan APD untuk menjaga keselamatan dan kesehatan penyadap, APD tersebut berupa sarung tangan dan masker. Secara kesehatan APD dapat memberikan pengaruh nyata terhadap keselamatan penyadap. Namun disisi lain apakah dengan penggunaan APD dapat memberikan pengaruh nyata terhadap produktivitas penyadapan getah pinus, baik meningkatkan produktivitas maupun menurunkan produktivitas penyadapan getah pinus. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dimana respon diperoleh dari perlakuan penggunaan masker dan sarung tangan yaitu A (kontrol), B, C, D dan E. Pemilihan penyadap dilakukan berdasarkan kriteria usia yang dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok usia muda (15-29 tahun), kelompok usia sedang (30-44 tahun) dan kelompok usia tua (>45 tahun). Pohon contoh yang digunakan pada setiap perlakuan berjumlah 8 pohon, dimana memiliki kriteria pohon yang hampir sama antar perlakuan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/63474
      Collections
      • UT - Forest Management [3207]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository