Potensi Pemanfaatan Bulu Domba Lokal sebagai Bahan Substitusi Serbuk Gergaji untuk Meningkatkan Stabilitas Dimensi dan Sifat Insulasi Papan Partikel
Abstract
Hasil utama dari ternak domba adalah daging sedangkan untuk hasil ikutan yang telah dimanfaatkan adalah kulit dan jeroan, selain itu terdapat pula hasil ikutan yang sebenarnya bernilai ekonomis namun belum termanfaatkan dengan baik yaitu bulu domba atau wol. Pemanfaatan bulu domba di Indonesia saat ini hanya sebatas untuk kerajinan hiasan dinding. Studi tentang pemanfaatan bulu domba yang baru dikembangkan adalah sebagai bahan campuran untuk pembuatan papan partikel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pemanfaatan bulu domba lokal dilihat dari kemampuan stabilitas dimensi (sifat fisis) serta sifat insulasi papan partikel dari campuran bulu domba dengan serbuk gergaji kayu Acacia mangium pada kombinasi campuran yang berbeda dan membandingkan kualitas papan partikel yang terbuat dari bulu jenis bangsa domba yang berbeda. Materi yang digunakan adalah serbuk gergaji kayu Acacia mangium dan bulu domba serta perekat yang digunakan adalah Methane di-Isocyanate. Bulu domba yang digunakan terdiri dari dua jenis yaitu bulu domba Batur (persilangan Texel) dan lokal (Ekor tipis) dengan persentase kombinasi : bulu domba 0% : serbuk gergaji 100%; bulu domba 30% : serbuk gergaji 70%; bulu domba 20% : serbuk gergaji 80%; bulu domba 10% : serbuk gergaji 90%. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan perlakuan adalah jenis bulu domba dan persentase kombinasi campuran bulu domba dengan serbuk gergaji. Sebagai peubah adalah sifat fisis papan partikel (kerapatan, kadar air, daya serap air, dan pengembangan tebal), dan sifat insulasi papan partikel (daya insulasi panas dan daya absorpsi suara).
