Pendugaan Bobot Hidup Pada Domba Batur Berdasarkan Lingkar Dada
Abstract
Sebuah penelitian dilaksanakan di Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, untuk menduga bobot hidup pada domba Batur menggunakan ukuran linier tubuh. Lingkar dada diukur pada ukuran cm menggunakan pita ukur jahit, sedangkan bobot hidup ditentukan menggunakan timbangan. Enam puluh sembilan domba betina dan tiga puluh dua domba jantan dengan bobot hidup antara 3-50 kg dan 4-105 kg, digunakan pada penelitian ini. Baik jantan maupun betina, keeratan hubungan antara lingkar dada (x, cm) dengan bobot hidup (y, kg) pada millimeter blok memperlihatkan hubungan linier. Analisis korelasi dan regresi serta interpretasinya mengikuti Snedecor dan Cochran (1978). Hasil menunjukkan hubungan antara bobot hidup dan lingkar dada adalah y = -37,50 + 0,9385x (R2 = 0,89) untuk betina dan y = -93,62 + 1,851x (R2 = 0,96) pada jantan. Perbedaan antara slope dan koefisien regresi pada jantan dan betina nyata berbeda (P<0,01). Uji keakuratan pada kedua rumus menunjukkan bahwa antara bobot hidup dugaan dan bobot hidup sebenarnya tidak jauh berbeda.
