View Item 
      •   IPB Repository
      • Research and Community Empowerment
      • Basic Research (Penelitian Dasar)
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Research and Community Empowerment
      • Basic Research (Penelitian Dasar)
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Perakitan gen protein fluoresen (gfp) pada aspergillus sp. Untuk studi ekologi sebagai agen pengendali hayati vektor demam berdarah

      Thumbnail
      View/Open
      2006nsu_nampi.pdf (90.40Kb)
      2006nsu_nampi.doc (13.42Kb)
      Date
      2006
      Author
      Sukarno, Nampiah
      Suharsono, Utut Widyastuti
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian ini ialah untuk merakit gen GFP sebagai gen marker atau penanda 1khusus pada cendawan entomopatogen Aspergillus sp. yang diisolasi dari larva nyamuk Aedes aqypti. Tahapan penelitian meliputi: produksi protoplas menggunakan campuran enzim sellulase dan macerozyme, integrasi gen GFP yang terdapat pada plasmid pCamb-GFP kedalam genom cendawan entomopatogen Aspergillus sp. dengan menggunakan PEG, seleksi transforman dengan menggunakan antibiotik higromisin dan mikroskop fluoresen serta uji stabilitas integrasi gen GFP dengan menggunakan mikroskop fluoresen dan Southern blot. Protoplas berhasil diproduksi dari miselia berumur 24 jam setelah inokulasi dalam jumlah cukup tinggi yaitu 9.5 x 105 protoplas/ml larutan stabiliser osmotik dengan viabilitas sebesar 76%. Gen GFP berhasil diintegrasikan ke dalam genom cendawan entomopatogen Aspergillus sp. yang ditunjukkan dengan kemampuan tumbuh cendawan tersebut pada media selektif hygromisin dan menghasilkan pendaran fluoresen berwarna hijau kekuningan dibawah mikroskop fluoresen yang dilengkapi sinar biru dengan panjang gelombang 515 nm. Gen GFP yang berhasil diintegrasikan diekspresikan secara konstitutif pada cendawan tersebut pada seluruh struktur aseksual cendawan seperti miselium, konidiofor, sel konidiogen dan konidium. Berdasarkan hasil uji stabilitas integrasi gen yang dilakukan dengan menggunakan 3 generasi subkultur menunjukkan bahwa gen GFP yang terintegrasi tersebut bersifat stabil. Proses tansformasi dengan menggunakan metode PEG menghasilkan efisiensi sebesar 0.8% untuk setiap 1 μg plasmid pCamb-GFP yang digunakan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/6299
      Collections
      • Basic Research (Penelitian Dasar) [85]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository