View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Fisheries Resource Utilization
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Fisheries Resource Utilization
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Bentuk Celah Pelolosan (Escape Gap) Pada Bubu Lipat Terhadap Hasil Tangkapan Kepiting Bakau (Scylla sp.) di Desa Mayangan, Kabupaten Subang

      Thumbnail
      View/Open
      fullteks (18.18Mb)
      Date
      2010
      Author
      Rusdi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kepiting bakau (Scylla sp.) merupakan salah satu komoditi perikanan yang memiliki nilai ekonomis penting dan digemari oleh masyarakat. Seiring dengan meningkatnya permintaan terhadap komoditas kepiting bakau menyebabkan intensitas penangkapan terhadap kepiting bakau meningkat. Alat tangkap yang cukup dominan digunakan oleh nelayan Desa Mayangan adalah bubu lipat. Tertangkapnya kepiting bakau yang berukuran kecil dalam jangka panjang dapat membahayakan ketersediaan sumberdaya kepiting bakau sehingga mengancam keberlanjutan usaha penangkapan kepiting bakau. Oleh karena itu harus diupayakan agar kepiting bakau yang berukuran kecil dapat meloloskan diri ketika berada di habitatnya. Salah satu upaya yaitu dengan menggunakan celah pelolosan (escape gap) pada bubu lipat. Tujuan penelitian ini adalah menentukan jumlah, ukuran dan komposisi kepiting bakau (Scylla sp.) yang tertangkap pada bubu dengan bentuk celah pelolosan berbeda bentuk celah pelolosan yang digunakan adalah kotak, lingkaran dan ship same side corner rectangle (S3CR). Metode penelitian yang digunakan adalah experimental fishing dengan 10 kali setting. Bubu lipat dipasang dengan sistem tunggal. Kepiting bakau (Scylla sp.) yang tertangkap pada bubu dengan celah pelolosan berbentuk lingkaran sebanyak 17 ekor atau 18,09%, S3CR sebanyak 21 ekor atau 22,34%, kotak sebanyak 8 ekor atau 8,51% dan bubu kontrol (non-escape gap) sebanyak 48 ekor atau 51,06% dari total hasil tangkapan. Rata-rata panjang karapas, lebar karapas dan berat kepiting bakau yang tertangkap pada bubu dengan celah pelolosan berbentuk lingkaran berturut-turut sebesar 44 mm, 66.1 mm, dan 51.76 gr. Rata-rata panjang karapas, lebar karapas dan berat kepiting bakau (Scylla sp.) yang tertangkap pada bubu dengan celah pelolosan berbentuk kotak berturut-turut sebesar 35.7 mm, 51 mm, dan 27.5 gr. Rata-rata panjang karapas, lebar karapas dan berat kepiting bakau (Scylla sp.) yang tertangkap pada bubu dengan celah pelolosan berbentuk S3CR berturut-turut sebesar 53 mm, 74.7 mm, dan 100.48 gr. Adapun rata-rata panjang karapas, lebar karapas dan berat kepiting bakau (Scylla sp.) yang tertangkap pada bubu tanpa celah pelolosan (non-escape gap) berturut-turut sebesar 37.8 mm, 54.5 mm, dan 38.67 gr.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/62852
      Collections
      • UT - Fisheries Resource Utilization [1891]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository