Stabilitas Statis Kapal Payang Madura (Kasus pada Salah Satu Kapal Payang di Pamekasan)
Abstract
Stabilitas kapal dapat diartikan sebagai kemampuan kapal untuk kembali ke posisi semula setelah miring akibat gaya yang bekerja dari luar kapal. Stabilitas kapal yang baik sangat dibutuhkan untuk memberikan keselamatan dan kenyamanan awak kapal terutama pada saat kegiatan penangkapan. Salah satu kapal penangkap ikan yang memerlukan stabilitas yang baik adalah kapal payang karena alat tangkap ini dioperasikan pada salah satu sisi kapal saja. Kapal payang banyak dioperasikan oleh nelayan di Pamekasan Madura. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan rasio dimensi salah satu kapal payang Pamekasan dengan paramater desain kapal payang dan kapal-kapal ikan lainnya di beberapa daerah di Indonesia dan menentukan nilai parameter stabilitas statis salah satu kapal payang Pamekasan dengan variasi titik berat kapal (KG) dan draft kapal. Metode yang digunakan berupa metode deskriptif, studi kasus, dan numerik. Data desain dan konstruksi didapatkan dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya oleh Arofik (2007) mengenai desain dan konstruksi kapal payang Pamekasan di Madura. Kasus yang diteliti adalah stabilitas kapal payang Pamekasan di Madura dengan simulasi distribusi muatan yang berbeda. Kapal payang Pamekasan yang diteliti tergolong kapal yang berukuran kecil dibandingkan dengan kapal payang di beberapa daerah lainnya di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapal payang Pamekasan yang diteliti ini tergolong cukup baik dinilai dari stabilitasnya. Kapal payang Pamekasan yang diteliti memiliki selang stabilitas yang semakin besar di setiap berkurangnya nilai KG dan nilai draft. Besarnya selang stabilitas berbanding lurus dengan besarnya nilai vanishing angle serta sudut dan nilai maksimum GZ. Semakin besar selang stabilitas maka nilai vanishing angle serta sudut dan nilai maksimum GZ-nya akan semakin besar pula, begitu juga sebaliknya. Kondisi stabilitas statis yang paling baik adalah yang memiliki selang stabilitas paling besar yaitu pada saat tinggi draft 0,54 m dan tinggi KG 0,54 m dengan selang stabilitas 0º - 85,9º dan nilai vanishing angle sebesar 85,9º. Sedangkan untuk kondisi stabilitas yang kurang baik adalah yang memiliki selang stabilitas paling kecil yaitu pada saat tinggi draft 0,54 m dan tinggi KG 0,87 m dengan selang stabilitas 0º - 36,4º dan nilai vanishing angle sebesar 36,4º.
