Pengaruh Pengemasan Atmosfer Termodifikasi Fillet Ikan Patin (Pangasius hypopthalmus) dalam Penyimpanan Suhu Ruang dan Suhu Dingin

Date
2010Author
Sianipar, Erdita Hasian
Ibrahim, Bustami
Sukarsa, Dadi R.
Metadata
Show full item recordAbstract
Peningkatan jumlah produksi ikan patin dan tingkat konsumsi masyarakat terhadap ikan dari tahun ke tahun mendorong inovasi untuk mengemas ikan sehingga konsumen mendapatkan ikan dalam bentuk yang segar dengan daya awet lebih lama, tanpa bahan pengawet sehingga tidak berbahaya dan tentunya dalam bentuk yang mudah dikonsumsi, misalnya dalam bentuk fillet. Salah satu bentuk inovasi pengemasan ini adalah Modified Atmosphere Packaging (MAP). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh pengkomposisian gas CO2 dan N2 terhadap aspek mikrobiologi, kimiawi dan sensori fillet ikan patin (Pangasius hypopthalmus) dalam MAP dengan penyimpanan pada suhu 5oC dan suhu ruang serta melihat komposisi gas mana yang paling optimum mempertahankan daya awet fillet ikan patin. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus sampai bulan Desember 2009. Laboratorium yang digunakan antara lain Laboratorium Teknologi Pengolahan Pangan Hasil Pertanian, Departemen Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian; Laboratorium Nutrisi Ikan, Departemen Budidaya Perairan, Laboratorium Karakteristik dan Bahan Baku Hasil Perairan, Laboratorium Mikrobiologi Hasil Perairan, Laboratorium Biokimia Hasil Perairan, Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini antara lain ikan Patin (Pangasius hypopthalmus) berukuran satu kg/ekor, gas CO2 dan N2.
