View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Product Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Product Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Proses Pemulihan Anemon Laut Heteractis malu (Haddon dan Shackleton 1893) terhadap Peningkatan Suhu 1 ⁰C dan 2 ⁰C.

      Thumbnail
      View/Open
      BAB I (291.5Kb)
      BAB II (736.3Kb)
      BAB III (454.9Kb)
      BAB IV (714.7Kb)
      BAB V (275.6Kb)
      full text (1.693Mb)
      Cover (301.3Kb)
      Daftar Pustaka (293.4Kb)
      Lampiran (456.2Kb)
      Ringkasan (484.4Kb)
      Date
      2013
      Author
      Yulianti, Irnita
      Zamani, Neviaty Putri
      Ismet,Meutia Samira
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Peningkatan suhu global pada beberapa dekade terakhir memberi pengaruh terhadap ekosistem terumbu karang. Khususnya hewan dari filum Cnidaria yang memiliki alga simbion dan sensitif terhadap peningkatan suhu diantaranya anemon laut. Peningkatan suhu yang terjadi dapat mempengaruhi hubungan simbiosis ini sehingga mengakibatkan terjadinya pemutihan. Pemutihan yang berlangsung lama dapat menyebabkan kematian pada anemon sehingga perlu dilakukan proses pemulihan untuk dapat bertahan dari stres yang diterima. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati proses pemulihan anemon laut Heteractis malu terhadap pemberian stres dengan peningkatan suhu 1 ⁰C dan 2 ⁰C. Selama penelitian dilakukan peningkatan suhu sebesar 1 ⁰C dan 2 ⁰C dari suhu kontrol yaitu 28 ⁰C. Masa istirahat untuk pemulihan dilakukan selama 96 jam setelah pemberian perlakuan Tahap I selama 48 jam. Pemberian perlakuan pada Tahap II dilakukan selama 48 jam setelah masa pemulihan. Proses pemulihan dari pemberian stres peningkatan suhu mampu meningkatkan daya tahan zooxanthellae dan anemon terhadap pemberian stres selanjutnya. Hal ini diperlihatkan dengan meningkatnya nilai indeks mitotik setelah pemberian stres selama masa pemulihan. Pembelahan zooxanthellae meningkat sebesar 0.049 pada perlakuan 1 (29 ⁰C) dan 0.038 untuk perlakuan 2 (30 ⁰C). Selama Tahap II pembelahan zooxanthellae mengalami peningkatan nilai indeks mitotik pada jam ke-196 sebesar 0.014 pada perlakuan 1 dan perlakuan 2 sebesar 0.003. Keadaan jaringan tentakel anemon juga menunjukkan keadaan yang cukup baik setelah masa pemulihan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/61351
      Collections
      • UT - Aquatic Product Technology [2463]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository