View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Agribusiness
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Agribusiness
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Dampak Penurunan Tarif Impor Gula terhadap Daya Saing Komoditi Tebu (Studi Kasus : Petani Tebu di Wilayah Kerja Pabrik Gula Sindang Laut, Kabupaten Cirebon)

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (1022.Kb)
      BAB I (337.7Kb)
      BAB II (320.3Kb)
      BAB III (475.1Kb)
      BAB IV (377.8Kb)
      BAB V (391.1Kb)
      BAB VI (369.5Kb)
      BAB VII (299.4Kb)
      Cover (323.1Kb)
      Daftar Pustaka (362.5Kb)
      Lampiran (381.4Kb)
      Ringkasan (301.4Kb)
      Date
      2010
      Author
      Ridy
      Harianto
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Secara kondisi geografis, ekologi, dan kesuburan lahan, Indonesia memiliki karateristik wilayah yang cocok untuk pengembangan perkebunan tebu. Walaupun tebu merupakan tanaman yang dapat tumbuh dengan baik di Indonesia, tetapi hingga saat ini produksi gula nasional masih belum cukup tersedia untuk masyarakat luas. Sampai saat ini Indonesia masih melakukan impor gula untuk memenuhi kebutuhan domestik. Dengan alasan tersebut, produksi tebu nasional seharusnya mendapat perhatian khusus bagi pemerintah mengingat permintaan masyarakat akan gula yang tinggi dan cenderung mengalami peningkatan. Gula kristal putih (white sugar) tergolong komoditas strategis yang dilindungi oleh pemerintah. Sebagai komoditas strategis, pemerintah banyak melakukan intervensi terhadap industri gula. Peran kebijakan pemerintah dalam hal perdagangan sangat dipengaruhi dinamika perkembangan perkebunan tebu dan industri gula di tengah kondisi perdagangan bebas dan persaingan dengan gula impor. Salah satu kebijakan pemerintah yang terbaru dan diduga dapat mempengaruhi daya saing komoditi tebu lokal adalah Peraturan Menteri Keuangan No.150/PMK.011/2009 tentang penurunan tarif bea masuk atas gula impor . Peraturan tersebut menunjukkan penurunan bea masuk gula menjadi Rp 400 per kilogram dari sebelumnya Rp 790 per kilogram. Peraturan tersebut menunjukkan adanya penurunan tarif impor gula dimana hal ini diduga dapat mengurangi daya saing komoditi tebu lokal. Untuk menganalisis dampak kebijakan pemerintah tersebut maka penelitian ini dilakukan di salah satu sentra perkebunan tebu di Indonesia tepatnya di Pabrik Gula Sindang Laut Kabupaten Cirebon Propinsi Jawa Barat. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Menganalisis daya saing (keunggulan komparatif dan kompetitif) komoditi tebu yang dihasilkan oleh petani tebu di lokasi penelitian, (2) Menganalisis dampak kebijakan pemerintah terhadap daya saing komoditas tebu di lokasi penelitian, dan (3) Menganalisis dampak penurunan tarif impor gula terhadap daya saing komoditi tebu yang dihasilkan oleh petani tebu di lokasi penelitian. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/60499
      Collections
      • UT - Agribusiness [4776]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository