View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Keefektifan Ekstrak Annona muricata Linn. dan Tephrosia vogelii Hook. terhadap Mortalitas Bemisia tabaci Genn. pada Tanaman Cabai

      Thumbnail
      View/Open
      full text (818.2Kb)
      Abstract (382.9Kb)
      BAB I (308.8Kb)
      BAB II (366.6Kb)
      BAB III (358.1Kb)
      BAB IV (468.6Kb)
      BAB V (299.3Kb)
      Cover (307.4Kb)
      Daftar Pustaka (358.2Kb)
      Lampiran (433.2Kb)
      Date
      2012
      Author
      Juliana, Elsa Dwi
      Dadang
      Maryana, Nina
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Bemisia tabaci merupakan salah satu spesies kutu kebul yang dapat mengakibatkan kerusakan langsung maupun kerusakan tidak langsung pada tanaman. Kerusakan langsung mengakibatkan gejala bintik klorosis pada daun sehingga dapat mengurangi kandungan klorofil. Sementara itu, kerusakan tidak langsung berkaitan dengan peran B. tabaci sebagai vektor virus yang dapat menyebabkan penyakit pada tanaman inang. Virus gemini merupakan salah satu virus penyebab penyakit kuning pada tanaman cabai di Indonesia yang ditularkan oleh B. tabaci. Untuk itu diperlukan tindakan untuk mengendalikan hama tersebut. Pengendalian hama menggunakan sumber daya hayati merupakan salah satu altenatif pengendalian karena termasuk komponen Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang aman terhadap lingkungan. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mempelajari keefektifan ekstrak Annona muricata dan Tephrosia vogelii untuk mengendalikan B. tabaci. Penelitian dilakukan dengan menggunakan dua ekstrak tanaman, yaitu A. muricata dan T. vogelii dengan enam konsentrasi yaitu 1%, 0.5%, 0.25%, 0.125%, 0.0625%, dan kontrol dengan lima kali ulangan untuk setiap perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi perkembangan serangga uji, tingkat mortalitas semakin rendah. Nimfa instar satu menunjukkan fase yang paling efektif untuk dilakukan tindakan pengendalian. Berdasarkan nilai LC50, ekstrak T. vogelii lebih efektif dalam mengendalikan nimfa instar satu, sedangkan berdasarkan nilai LC75 dan LC90 ekstrak A. muricata lebih efektif dibandingkan ekstrak T. vogelii. Ekstrak A. muricata dan T. vogelii pada konsentrasi 1% berpengaruh terhadap lama perkembangan berbagai fase B. tabaci
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/58837
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository