View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forestry Products
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kayu Laminasi Asimetris sebagai Komponen Dinding Sekat

      Thumbnail
      View/Open
      Abstract (369.1Kb)
      BAB I (373.2Kb)
      BAB II (474.4Kb)
      BAB III (689.3Kb)
      BAB IV (1.021Mb)
      BAB V (379.2Kb)
      Cover (350.2Kb)
      Daftar Pustaka (381.5Kb)
      full text (1.878Mb)
      Lampiran (859.4Kb)
      Ringkasan (373.3Kb)
      Date
      2012
      Author
      Prihandini, Fransisca Diah Asih
      Bahtiar, Effendi Tri
      Maddu, Akhiruddin
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Salah satu upaya memanfaatkan kayu berkualitas rendah adalah menjadikannya sebagai kayu laminasi. Kayu laminasi berdasarkan pola penyusunan laminanya dibagi menjadi dua yaitu kayu laminasi simetris dan asimetris. Kayu laminasi simetris sudah banyak diproduksi sedangkan kayu laminasi asimetris belum banyak diproduksi. Kayu laminasi asimetris bagian face dan back-nya dibuat dari material dan/atau ukuran tebal yang berbeda sehingga garis netral tidak tepat berada di tengah-tengah core. Sifat fisis (kadar air, kerapatan dan berat jenis), sifat mekanis (MOE dan MOR), uji absorbsi suara baik kayu laminasi dan bahan pembentuknya, serta analisis teoritis sifat mekanis kayu laminasi ditinjau dari bahan pembentuknya digunakan untuk menganalisis kemampuan dari kayu laminasi yang dihasilkan. Hasil analisis dari pengujian yang dilakukan digunakan sebagai referensi dalam memproduksi kayu laminasi yang diinginkan. Kadar air tertinggi terdapat pada kayu laminasi dengan core balsa 4 cm (14,0 %) dan terendah terdapat pada kayu laminasi dengan core MDF 4 cm (10,6 %). Kerapatan dan berat jenis tertinggi terdapat pada kayu laminasi dengan core MDF 4 cm (0,69 g/cm3 dan 0,62), sedangkan terendah terdapat pada kayu laminasi dengan core styrofoam 4 cm (0,24 g/cm3 dan 0,21). Hasil analisis pengujian menghasilkan nilai MOE teoritis (core dianggap berperan dan core dianggap tidak berperan) yang kemudian dibandingkan dengan nilai MOE empiris (didapat dari hasil pengujian di laboratorium). Core pada peneliitan ini mempunyai peranan dalam menahan beban yang diberikan namun besarnya tidak 100 %. Pada uji absorbsi suara, styrofoam dan kayu laminasi dengan core styrofoam memiliki penyerapan paling baik dibandingkan bahan pembentuk dan kayu laminasi yang lain. Kayu laminasi yang dihasilkan dapat dijadikan sebagai alternatif komponen dinding sekat pada studio musik karena mampu menyerap pada rentang frekuensi 500 Hz-3150 Hz.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/58287
      Collections
      • UT - Forestry Products [2466]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository