View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Kombinasi NAA Dengan Sitokinin (BAP, Kinetin dan 2iP) Terhadap Daya Ploriferasi Tanaman Kantong Semar (Nepenthes mirabilis) Secara In Vitro.

      Thumbnail
      View/Open
      full text (1.456Mb)
      BAB I (285.0Kb)
      BAB II (556.9Kb)
      BAB III (478.2Kb)
      BAB IV (852.3Kb)
      BAB V (277.3Kb)
      Cover (315.8Kb)
      Daftar Pustaka (287.4Kb)
      Lampiran (435.9Kb)
      Ringkasan (279.9Kb)
      Date
      2012
      Author
      Yudhanto, Agus Setyo
      Wiendi, Ni Made Amini
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Potensi pengembangan nepenthes sangat besar, selain untuk konservasi, tanaman ini juga berpotensi untuk menjadi tanaman hias, maka diperlukan metode perbanyakan tanaman secara cepat dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh kombinasi NAA dengan sitokinin (BAP, kinetin dan 2iP) terhadap daya ploriferasi Nepenthes mirabilis secara in vitro. Penelitian ini dilaksanakan di Laboraturium Bioteknologi Tanaman, Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor, pada bulan Juni - Oktober 2010. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu konsentrasi auksin berupa 1 dan 2 mg/l NAA, sedangkan faktor kedua yaitu jenis dan konsentrasi sitokinin berupa BAP, kinetin dan 2 iP masing-masing 0, 2.5 dan 5 mg/l. Penelitian ini terdiri dari 18 perlakuan dan masing-masing perlakuan terdiri dari 3 ulangan, sehingga terdapat 54 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri atas 1 botol, setiap botol terdiri dari 3 tanaman, sehingga total terdapat 162 tanaman. Sidik ragam menunjukkan pengaruh Sitokinin sangat nyata terhadap waktu inisiasi tunas, waktu inisiasi daun, waktu inisiasi kantong dan waktu inisiasi akar. Sitokinin memberi pengaruh sangat nyata pada 3-10 MST terhadap jumlah tunas dan jumlah kantong. NAA memberikan pengaruh sangat nyata terhadap jumlah kantong pada 10 MST, jumlah tunas pada 8-10 MST dan waktu inisiasi akar. Kombinasi antara Sitokinin dan NAA berpengaruh sangat nyata pada Waktu inisiasi daun, waktu inisiasi daun, jumlah daun pada 3-10 MST dan jumlah kantong pada 3-10 MST. Dari data diatas, pemberian sitokinin secara tunggal berupa BAP 5 mg/l merupakan media ploriferasi tunas adventif terbaik dengan memberikan jumlah tunas terbanyak, yaitu 4.9 buah tunas dan menginisiasi akar 2.8 HST.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/57620
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository