View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Fisheries Resource Utilization
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Fisheries Resource Utilization
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Hubungan Basket/wadah Hasil Tangkapan terhadap Sanitasi di Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu Sukabumi Jawa barat

      Thumbnail
      View/Open
      fulltext (2.311Mb)
      Abstract (296.9Kb)
      BAB I (304.2Kb)
      BAB II (328.6Kb)
      BAB III (347.0Kb)
      BAB IV (531.5Kb)
      BAB V (585.7Kb)
      COVER (303.9Kb)
      Date
      2009
      Author
      Priatna, Arhi Eka
      Pane, Anwar Bey
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Fungsi Basket/wadah hasil tangkapan (BHT) di pelabuhan perikanan selain sebagai alat bantu untuk mengangkut dan menampung hasil tangkapan (HT) juga berfungsi untuk sanitasi. Sanitasi di pelabuhan perikanan penting untuk dijaga, karena dapat mempengaruhi mutu HT. Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi HT, BHT dan sanitasi di PPN Palabuhanratu; mendapatkan hubungan BHT terhadap sanitasi di PPN Palabuhanratu. Penelitian dilakukan bulan November 2007 di PPN Palabuhanratu, menggunakan metode kasus dengan aspek diteliti adalah aspek HT (jenis, berat, panjang dan mutu) dan aspek penggunaan BHT dan dampak penggunaan/tidak digunakannya BHT terhadap sanitasi. Kondisi empat jenis HT dominan, yaitu ikan layur, tembang, tongkol dan eteman memiliki karakteristik masing-masing ukuran panjang (600-920 mm, 140- 200 mm, 205-370 mm, 140-255 mm); berat (300-880 g, 20-120 g, 140-800 g, 50- 270 g); dan mutu (5,3-7,3, 4,0-7,3, 4,3-7,0, 4,3-6,8). Terdapat empat jenis wadah HT yang digunakan untuk aktivitas pendaratan dan pemasaran HT yaitu keranjang bambu, blong, jolang dan kotak styrofoam masing-masing berkapasitas 25 kg, 120 kg, 40 kg dan 20 kg. Kondisi sanitasi di dermaga pendaratan dan TPI masih terlihat kurang bersih, sedangkan di lingkungan sekitar dermaga pendaratan dan TPI secara umum cukup bersih. Bentuk konstruksi dan bahan wadah BHT mempengaruhi sanitasi di dermaga pendaratan dan TPI. Dampak penggunaan BHT berupa keranjang bambu, blong dan jolang adalah lantai dermaga dan TPI menjadi kotor dan licin, sehingga kebersihan dan kenyaman menjadi terganggu; terlebih-lebih bila tidak digunakannya BHT sama sekali. Jenis limbah fisik akibat penggunaan basket/wadah berupa blong dan keranjang bambu adalah berupa ceceran potongan-potongan ikan, genangan berupa cairan, lendir dan atau darah ikan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/57011
      Collections
      • UT - Fisheries Resource Utilization [1891]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository