View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Evaluasi Lot Benih Kedelai (Glycine max (L.) Merr.) dengan Controlled Deterioration Test untuk Pendugaan Vigor Benih terhadap Salinitas.

      Thumbnail
      View/Open
      full text (18.43Mb)
      Abstract (307.1Kb)
      BAB I (316.0Kb)
      BAB II (329.5Kb)
      BAB III (350.4Kb)
      BAB IV (914.9Kb)
      BAB V (300.0Kb)
      Cover (330.4Kb)
      Daftar Pustaka (323.2Kb)
      Lampiran (702.4Kb)
      Ringkasan (316.1Kb)
      Date
      2012
      Author
      Reninta, Rikania
      Murniati,Endang
      Sari,Maryati
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat toleransi benih kedelai terhadap salinitas, menentukan kondisi kadar air benih kedelai dan lama penderaan yang dapat digunakan pada Controlled Deterioration Test (CDT), dan untuk mengetahui korelasi antara vigor kekuatan tumbuh terhadap salinitas dengan CDT. Penelitian dilakukan melalui tiga tahapan. Percobaan pertama yaitu penentuan konsentrasi NaCl untuk simulasi cekaman salinitas. Percobaan kedua yaitu pengaruh lot benih dan kondisi CDT (tingkat kadar air benih serta lama penderaan) terhadap viabilitas. Percobaan ketiga yaitu uji korelasi antara berbagai tolok ukur percobaan I pada konsentrasi 5.12 g NaCl/l dan VCDT hasil percobaan II. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian IPB pada bulan Februari-Juni 2011. Percobaan I menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak, 2 faktor dan 4 ulangan. Faktor pertama adalah varietas kedelai yakni: Rajabasa, Wilis, Sindoro, Gepak Kuning, dan Tanggamus. Faktor kedua adalah kondisi salinitas menggunakan larutan NaCl dengan konsentrasi 2.56 g/l, 5.12 g/l, dan 7.68 g/l. Percobaan II menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak, 2 faktor dan 4 ulangan. Faktor pertama adalah varietas kedelai yang sama dengan yang digunakan pada percobaan I. Faktor kedua adalah kondisi CDT (kadar air dan lama penderaan) yang terdiri atas KA 15% penderaan 0 jam, 24 jam, dan 48 jam; KA 20% penderaan 0 jam, 24 jam, dan 48 jam; KA 25% penderaan 0 jam, 24 jam, dan 48 jam. Benih yang telah dinaikan kadar airnya sesuai perlakuan kemudian dicekam dalam water bath suhu 45oC selama 24 dan 48 jam kemudian ditanam pada media kertas merang dengan menggunakan metode UKDdp. Percobaan III menggunakan analisis regresi dan korelasi sederhana. Berbagai 3 tolok ukur percobaan I pada konsentrasi NaCl 5.12 g/l dikorelasikan dengan VCDT hasil percobaan II. Percobaan penderaan pada kondisi salinitas dengan konsentrasi 5.12 g NaCl/l dapat digunakan untuk mengidentifikasi varietas benih kedelai yang toleran dan peka terhadap kondisi salin. Varietas yang paling toleran yaitu varietas Tanggamus, kemudian diikuti dengan varietas Sindoro, Wilis, Rajabasa, dan Gepak Kuning. Hasil penelitian menunjukkan kondisi tingkat kadar air dan lama penderaan pada percobaan Controlled Deterioration Test (CDT) mempengaruhi performa perkecambahan kedelai. Kadar air 15% dengan lama penderaan 24 jam merupakan kondisi paling tepat untuk mengevaluasi vigor benih. Pada percobaan ini, diperoleh pengelompokkan varietas yang memiliki VCDT tinggi dan VCDT rendah. Varietas yang memiliki VCDT tinggi adalah varietas Sindoro dan Gepak Kuning, sementara varietas yang memiliki VCDT yang lebih rendah adalah Rajabasa, Tanggamus, dan Wilis. Analisis korelasi menunjukkan tidak satupun tolok ukur yang menunjukkan adanya hubungan antara VKT salin konsentrasi 5.12 g NaCl/l dengan VCDT kadar air 15% dan lama penderaan 24 jam. Hal ini menunjukkan percobaan CDT pada penelitian ini tidak dapat digunakan untuk menguji ketahanan benih terhadap kondisi cekaman salinitas.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/56366
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository