Pengaruh Campuran Media Tanam terhadap Pertumbuhan dan Produksi Karuk (Piper sarmentosum Roxb. ex Hunter)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh campuran media tanam terhadap pertumbuhan dan produksi karuk serta untuk mencari campuran media tanam yang tepat untuk pertumbuhan dan produksi karuk (Piper sarmentosum Roxb. ex Hunter). Penelitian ini menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) faktor tunggal yaitu empat jenis campuran media tanam yang masing-masing terdiri atas 3 ulangan sehingga terdapat 12 satuan percobaan.. Masingmasing satuan percobaan terdiri atas 5 tanaman dengan satu tanaman per polybag, sehingga populasi tanaman karuk seluruhnya adalah 60 tanaman. Data dianalisis dengan menggunakan analisis ragam (uji F) pada taraf 1,5, dan 10 % dan apabila hasilnya berbeda nyata maka dilakukan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT). Korelasi Pearson digunakan untuk mempelajari keterkaitan antara komponen pertumbuhan dan komponen produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran media tanah:pupuk kandang sapi (3:1/v:v) merupakan media tanam nyata terbaik terhadap semua komponen pertumbuhan dan produksi vegetatif karuk pada 16 MST yang menghasilkan 136.67 g bobot basah daun, 141.50 g bobot basah batang, 278.17 g bobot basah tajuk, 30.76 g bobot basah akar, dan 3.61 g bobot basah akar suIur tanah serta menghasilkan 34.21 g bobot kering daun, 9.91 g bobot kering akar, dan 0.78 g bobot kering akar suIur tanah per tanaman Tanaman karuk pada media tanah:pupuk kandang sapi (3:1/v:v) lebih baik bila dibiarkan tumbuh lebih lama dari 16 MST untuk dapat dipanen buahnya yang ditandai dengan banyaknya bakal buah, sedangkan media tanam terbaik bagi tanaman karuk untuk produksi buah pada 16 MST adalah media tanah:pasir (3:1/v:v) dan media tanah:arang sekam (3:1/v:v). Tanaman karuk pada media tanah:pasir (3:1/v:v) menghasilkan bobot basah dan bobot kering buah masing-masing sebesar 10.39 dan 2.21 g per tanaman, sedangkan pada media tanah:arang sekam (3:1/v:v) menghasilkan bobot basah dan bobot kering buah masing-masing sebesar 9.03 dan 1.77 g per tanaman.
