View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Aplikasi Enzim Ligninase dan Selulase untuk Meningkatkan Perkecambahan Benih Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.).

      Thumbnail
      View/Open
      full text (19.89Mb)
      BAB I (292.4Kb)
      BAB II (1.167Mb)
      BAB III (1.133Mb)
      BAB IV (843.8Kb)
      BAB V (287.6Kb)
      Cover (303.9Kb)
      Daftar Pustaka (370.6Kb)
      Lampiran (369.9Kb)
      Ringkasan (290.4Kb)
      Date
      2012
      Author
      Hadi, Putra Kusuma
      Widajati,Eny
      Salma,Selly
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi enzim ligninase dan selulase terhadap perkecambahan benih kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan di Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Unit Marihat, Pematang Siantar, Sumatera Utara. Penelitian dimulai pada bulan Maret hingga Juli 2010. Percobaan disusun menggunakan rancangan kelompok lengkap teracak (RKLT) dengan dua faktor. Faktor pertama adalah varietas benih yaitu Langkat dan Yangambi. Faktor ke dua adalah aplikasi enzim ligninase dan selulase dengan lima teknik aplikasi, yaitu (1) kontrol (sesuai metode pemecahan dormansi benih kelapa sawit di PPKS) dengan pemanasan benih selama 60 hari dan perendaman dalam air selama 3 hari; (2) Pemanasan benih selama 40 hari, perendaman dalam air selama 3 hari, perendaman dalam enzim ligninase selama 1 hari, dan perendaman benih dalam enzim selulase selama 2 hari; (3) Pemanasan benih selama 40 hari, perendaman dalam enzim ligninase 1 hari, perendaman dalam enzim selulase 2 hari dan perendaman dengan air selama 3 hari; (4) Pemanasan benih selama 40 hari, perendaman dengan campuran enzim ligninase dan selulase selama 3 hari dan perendaman dengan air selama 3 hari; dan (5) Pemanasan benih selama 50 hari, perendaman dengan campuran enzim ligninase dan selulase selama 10 hari dan perendaman dengan air selama 3 hari. Enzim ligninase dan selulase didapatkan dari Laboratorium Mikrobiologi Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian, sedangkan benih kelapa sawit varietas Langkat dan Yangambi didapat dari PPKS. Hasil percobaan menunjukkan dua varietas kelapa sawit yang diuji memberikan respon yang berbeda terhadap lima perlakuan yang dilakukan. Pada benih varietas Yangambi, terdapat tiga teknik aplikasi enzim ligninase dan selulase yang memberikan hasil efektif nyata meningkatkan Daya Berkecambah (DB), Potensi Tumbuh Maksimum (PTM), Kecepatan Tumbuh (KCT) serta menurunkan Indeks Dormansi (ID) benih. Ke tiga teknik aplikasi enzim tersebut iii adalah 1) Pemanasan selama 40 hari, perendaman dengan air selama 3 hari, perendaman dengan enzim ligninase 1 hari, dan perendaman dengan enzim selulase 2 hari; 2) Pemanasan selama 40 hari, perendaman dengan enzim ligninase 1 hari, perendaman dengan enzim selulase 2 hari, dan perendaman dengan air selama 3 hari; dan 3) Pemanasan selama 40 hari, perendaman dengan campuran enzim ligninase dan selulase 3 hari, dan perendaman dengan air 3 hari. Pada benih varietas Langkat, aplikasi enzim ligninase dan selulase efektif dengan nyata meningkatkan KCT benih, yaitu dengan pemanasan selama 40 hari, perendaman dengan enzim ligninase 1 hari, perendaman dengan enzim selulase selama 2 hari dan perendaman dengan air 3 hari. Aplikasi enzim ligninase dan selulase pada benih varietas Langkat dan Yangambi terbukti dapat mengurangi pemanasan benih pada ruang pemanas selama 20 hari dengan perlakuan 1) Pemanasan selama 40 hari, perendaman dengan air 3 hari, perendaman dengan enzim ligninase 1 hari dan perendaman dengan enzim selulase selama 2 hari; 2) Pemanasan selama 40 hari, perendaman dengan enzim ligninase 1 hari, perendaman dengan enzim selulase 2 hari dan perendaman dengan air 3 hari; dan 3) Pemanasan selama 40 hari, perendaman dengan campuran enzim ligninase dan selulase 3 hari, perendaman dengan air 3 hari. Pada perlakuan dengan pemanasan selama 50 hari, perendaman dengan campuran enzim ligninase dan selulase 10 hari, serta perendaman dengan air selama 3 hari dapat mengurangi lama pemanasan benih diruang pemanas selama 10 hari
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/56337
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository