Analisis Faktor-faktor yang Mempengarnhi Preferensi Konsumen terhadap Pembelian Kopi Instan Kemasan Sachet di Wilayah Jakarta Timur
Abstract
Dalam dunia perdagangan internasional komoditi kopi digolongkan sebagai pangan kenikmatan. Kopi dibutuhkan untuk penyedap berbagai panganan dan digunakan sebagai bahan minuman yang digemari. Hal ini disebabkan karena minuman kopi memiIiki aroma dan rasa yang khas yang tidak dimiliki oleh bahan minuman lainnya. Indonesia sebagai negara penghasil kopi terbesar ke tiga di dunia setelab Brazil dan Kolombia. Menunjukkan bahwa kopi merupakan salab satu komoditas yang penting bagi perekonomian Indonesia. Kopi merupakan salah satu produk agroindustri pangan yang teIah dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Industri pengolahan kopi mempunyai potensi yang besar untuk dikembangkan. Selain berpotensi karena bahan baku banyak yang tersedia, pasar kopi juga masih terbuka luas sebagai minuman favorit bagi masyarakat Indonesia. Konsumsi kopi dalam tahun-tahun mendatang diperkirakan masih terus akan meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. Dengan semakin meningkatnya kesibukan masyarakat, secara bersamaan diikuti dengan pola hidup yang semakin modern, mengakibatkan adanya perubahan pola konsumsi pada masyarakat tersebut. Salah satu indikator adanya perubahan pola konsumsi masyarakat ini dapat dilihat dari semakin meningkatanya permintaan terhadap makanan atau minuman yang mudah diproses, praktis atau cepat dalam penyajiaanya (fast food) yang disebabkan oleh sempitnya waktu yang mereka miliki. Hal tersebut mendorong produsen untuk memproduksi kopi instan yang dikemas dalam bentuk sachet untuk sekali penyajian, sehingga menarik minat konsumen untuk melakukan pembelian, dikarenakan kemudahan dalam membuat minuman kopi dengan rasa yang bervariasi. Produk kopi instan kemasan sachet semakin berkembang sejalan dengan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat akan produk pangan yang serba instan dengan rasa yang tak kalah menarik selera.
