Analisis Strategi Pemasaran Air Madu Wanajava di Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah
Abstract
Air minum merupakan kebutuhan manusia paling penting. Sekitar tiga perempat bagian dari tubuh kita terdiri dari air. Pentingnya fungsi air ini membuat industri air minum menjadi salah satu industri yang perkembangannya terbilang cukup pesat. Perkembangan industri minuman ini setidaknya dipengaruhi oleh dua hal. Pertama yakni tuntutan hidup yang serba cepat. Hal tersebut membuat masyarakat saat ini lebih memilih segala sesuatu yang bersifat instan. Kedua, gaya hidup sehat yang ditandai dengan makin berkembangnya produk-produk konsumsi berbasis organik ataupun produk pangan yang berlabelkan “sehat”. Adanya air madu Wanajava hadir sebagai salah satu alternatif solusi produk minuman ringan yang instan dan aman dikonsumsi karena mengandung madu, royal jelly dan air. Namun air madu Wanajava yang baru dipasarkan selama dua tahun di Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah ini ternyata belum dapat bersaing dengan minuman kemasan lainnya. Hal ini dibuktikan dengan keberadaannya yang belum banyak diketahui masyarakat dan target penjualan perusahaan yang belum bisa dicapai perusahaan. Data sampai dengan Oktober 2011 melaporkan penjualan air madu Wanajava ini baru tercapai Rp 480 juta dari target sebesar Rp 1 Milyar. Hal ini juga dipicu oleh mahalnya harga air madu Wanajava ketika dibandingkan dengan air minum dalam kemasan lainnya, sehingga konsumen cenderung memilih produk dengan harga yang lebih murah. Harga eceran air madu Wanjava ini adalah Rp 2.500,00 per cup. Selain itu banyaknya air minum dalam kemasan dengan berbagai varian yang beredar di pasaran dapat menggambarkan persaingan yang ada. Perum Perhutani khususnya KBM Agroforestry perlu untuk membuat suatu konsep pemasaran yang tepat dan terintegrasi untuk mencapai tujuan perusahaan. Adanya suatu strategi pemasaran yang disesuaikan dengan kondisi internal dan eksternal perusahaan dapat berimplikasi pada penciptaan keunggulan bersaing yang mampu menghasilkan laba yang tinggi secara berkelanjutan. Hal ini pun akan berdampak pada keberhasilan pengembangan air madu Wanajava. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pemasaran produk air madu Wanajava serta merumuskan strategi pemasaran yang tepat dan efektif pada Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah. Penelitian ini dilaksanankan pada bulan Desember 2011 – Januari 2012 di KBM Agroforestry Semarang dan Pabrik Air Madu Wanajava di Pati, Jawa Tengah.
Collections
- UT - Agribusiness [4776]
