View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Economics and Development Studies
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Economics and Development Studies
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Dampak bantuan langsung pupuk organik terhadap produksi dan pendapatan petani padi di Propinsi Jawa Timur

      Thumbnail
      View/Open
      BAB I (369.1Kb)
      BAB II (464.2Kb)
      BAB III (385.0Kb)
      BAB IV (396.5Kb)
      BAB V (468.6Kb)
      BAB VI (281.7Kb)
      Cover (290.9Kb)
      Daftar Pustaka (342.0Kb)
      full text (993.2Kb)
      Lampiran (317.2Kb)
      Ringkasan (280.2Kb)
      Date
      2012
      Author
      Brillyanti, Farida Ayu
      Anggraeni, Lukytawati
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kementrian Pertanian, membuat program yang memberikan bantuan langsung pada petani pangan berupa Bantuan Langsung Pupuk (BLP). Program BLP dilaksanakan dengan memberikan dua jenis pupuk yaitu (1) pupuk anorganik (NPK), dan (2) pupuk organik (Pupuk Organik Granul/POG dan Pupuk Organik Cair/POC). Penelitian ini menganalisis mengenai insentif ekonomi yang diperoleh melalui program BLP Organik terhadap produksi padi, pendapatan petani, dan persepsi petani yang telah menggunakannya. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer dari survey rumah tangga petani dalam penelitian Dampak Bantuan Langsung Pupuk dan Benih Unggul Terhadap Usahatani dan Perekonomian Nasional. Penelitian ini menjadikan Propinsi Jawa Timur sebagai lokasi penelitian dengan total sampel sebanyak 60 responden petani padi di Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini antara lain: (1) analisis usahatani; (2) analisis fungsi produksi cobb douglas; dan (3) analisis respon petani. BLP Organik berhasil meningkatkan produksi padi sebesar 10,06% yaitu dari 4,9 ton menjadi 5,4 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektar. Analisis usahatani menunjukkan terjadinya peningkatan pendapatan usahatani terhadap biaya total sebesar 26,3% yaitu dari Rp. 7,5 juta/ha menjadi Rp. 9,5 juta/ha. Berdasarkan analisis fungsi produksi, variabel bebas yang berpengaruh signifikan terhadap produksi padi (GKP) adalah variabel luas lahan, tenaga kerja manusia, pupuk Urea, dan POC. Secara umum, 73,33% responden petani menyatakan puas terhadap program BLP Organik; 95,00% petani tidak merasakan adanya dampak negatif dari penggunaan pupuk organik; dan 98,33% petani ingin terus menggunakan pupuk organik meski tanpa menerima bantuan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/56153
      Collections
      • UT - Economics and Development Studies [3214]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository