View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Kitosan terhadap Penyakit Kerdil Hampa pada Tanaman Padi

      Thumbnail
      View/Open
      full text (1.189Mb)
      Abstract (337.0Kb)
      BAB I (341.6Kb)
      BAB II (459.0Kb)
      BAB III (434.5Kb)
      BAB IV (777.3Kb)
      BAB V (333.7Kb)
      Cover (289.6Kb)
      Daftar Pustaka (424.2Kb)
      Lampiran (680.6Kb)
      Date
      2012
      Author
      Simanjuntak, Veronica Tiurida Apriliana
      Wiyono,Suryo
      Suastika,Gede
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kitosan merupakan senyawa biopolimer yang dapat memacu respon biokimia pertahanan tanaman terhadap infeksi patogen. Penelitian ini bertujuan menguji keefektifan kitosan dalam menekan Rice ragged stunt virus (RRSV). Perlakuan yang digunakan adalah penyemprotan kitosan dengan konsentrasi 0.1% dan 1% masing-masing sebelum dan setelah inokulasi. Sebagai pembanding digunakan tanaman yang tidak diinokulasi dan tanaman diinokulasi tanpa kitosan. Inokulasi dilakukan dengan menggunakan vektor Nilaparvata lugens pada 21 hari setelah tanam (HST). Setiap perlakuan terdiri dari tiga ulangan dengan tiga rumpun tanaman padi, disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK). Parameter pengamatan meliputi pertumbuhan tanaman berupa tinggi dan jumlah anakan tanaman serta kejadian dan keparahan penyakit. Data yang diperoleh dianalisis ANOVA pada taraf 5% dan uji lanjut Duncan. Semua perlakuan kitosan secara umum meningkatkan pertumbuhan tanaman dibandingkan kontrol positif. Tanaman yang diberi perlakuan kitosan mempunyai gejala ringan yang meliputi beberapa daun menggulung dan agak mengeriting, sedangkan tanaman kontrol positif menunjukkan gejala lebih parah berupa kerusakan sedang sampai berat yang meliputi sebagian besar helaian daun kasar atau menggulung, pembengkakan tulang daun, jumlah anakan sedikit, dan kerdil. Kejadian penyakit terendah ditunjukkan pada perlakuan kitosan 1% yang disemprotkan sebelum inokulasi (44.44%) sedangkan kejadian penyakit perlakuan lainnya 100%. Perlakuan kitosan 1% sebelum inokulasi secara nyata menekan keparahan penyakit kerdil hampa sebesar 40.74%, sedangkan perlakuan lain tidak berpengaruh nyata.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/55611
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository