View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Statistics and Data Sciences
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Statistics and Data Sciences
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penggerombolan Dua Tahap Desa-Desa Di Jawa Tengah

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (1.143Mb)
      BAB I (363.2Kb)
      BAB II (693.2Kb)
      BAB III (414.3Kb)
      BAB IV (474.2Kb)
      BAB V (416.2Kb)
      Cover (439.1Kb)
      daftar pustaka (410.1Kb)
      Lampiran (851.3Kb)
      ringkasan (360.1Kb)
      Date
      2012
      Author
      Retnani, Alifta Diah Ayu
      Alamudi,Aam
      Aidi, Muhammad Nur
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penggerombolan adalah proses mengelompokkan objek kedalam kelompok-kelompok yang memiliki kemiripan. Algoritma penggerombolan dua tahap (TwoStep Cluster) telah dikembangkan untuk mengatasi permasalahan penggerombolan data yang berukuran besar dan mempunyai skala pengukuran yang berbeda (kontinu dan kategorik). Penelitian ini bertujuan menggerombolkan desa/kelurahan di wilayah Jawa Tengah. Jumlah data yang digunakan sebanyak 7930 desa/kelurahan, dengan peubah yang digunakan untuk wilayah perkotaan dan wilayah pedesaan masing-masing sebanyak 23 dan 22 peubah. Berdasarkan penggerombolan dua tahap, wilayah pedesaan menghasilkan tiga gerombol. Masing-masing mempunyai ciri antara lain gerombol pertama semua desa di gerombol ini dapat menerima saluran TVRI, pada umumnya memiliki tipe jalan utama berupa jalan aspal, seluruh desa anggota gerombol ini belum memiliki sarana kantor pos, jumlah pengguna listrik non-PLN serta jarak untuk mencapai pasar dan pertokoan memiliki nilai rataan yang lebih rendah dibandingkan gerombol dua dan tiga. Gerombol kedua jumlah sarana kantor pos, jumlah puskesmas, jumlah tenaga kesehatan, penerangan PLN dan non-PLN, serta sarana pendidikan SMA nilai rataanya paling tinggi diantara dua gerombol lainnya. Kemudian, gerombol ketiga pada umumnya mempunyai ciri sarana transportasi seperti jalan masih berupa jalan diperkeras (kerikil dan batu), seluruh desa anggota gerombol ini belum dapat menerima saluran TVRI, serta sarana pendidikan seperti SMA mempunyai nilai rataan yang paling rendah dibanding gerombol satu dan dua. Pada wilayah perkotaan menghasilkan dua gerombol. Gerombol pertama mempunyai ciri sumber penghasilan utama sebagian besar penduduk berasal dari pertanian. Ciri lainnya pada gerombol satu yaitu ketersediaan warung internet, jumlah sarana pendidikan seperti SMA dan SMK, serta rumah tangga pengguna listrik pada gerombol pertama nilai rataanya lebih rendah dibandingkan dengan gerombol kedua. Sedangkan gerombol kedua memiliki karakteristik pada umumnya sumber penghasilan utama sebagian besar penduduk adalah dibidang non-pertanian.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/54444
      Collections
      • UT - Statistics and Data Sciences [2260]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository