View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Agribusiness
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Agribusiness
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Karakteristik Peternak Ayam Broiler Sebagai Plasma Kemitraan Pola Inti Plasma di Kota Depok

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (28.98Mb)
      BAB I (400.6Kb)
      BAB II (392.5Kb)
      BAB III (431.3Kb)
      BAB IV (442.1Kb)
      BAB V (447.2Kb)
      BAB VI (461.2Kb)
      BAB VII (337.7Kb)
      Cover (289.9Kb)
      Daftar Pustaka (344.7Kb)
      Lampiran (843.4Kb)
      Ringkasan (342.9Kb)
      Date
      2011
      Author
      Priambodo, Ario
      Suprehatin
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Sub sektor peternakan merupakan bagian dari sektor pertanian yang sangat potensial untuk dikembangkan. Pengembangan sub sektor peternakan perlu untuk dilakukan karena sub sektor ini bisa memberikan nilai tambah bagi pertanian Indonesia. Kontribusi sub sektor peternakan terhadap pertanian Indonesia ditentukan oleh seberapa jauh kemampuan kita untuk mengembangkan usaha peternakan tersebut agar mempunyai prospek yang baik di pasaran. Terkait dengan hal tersebut, maka sub sektor peternakan yang ingin di bangun di masa depan adalah yang mempunyai peranan besar bagi sektor pertanian Indonesia, karena dapat meningkatkan dan memperbaiki perekonomian dalam negeri yaitu sebagai sumber pendapatan, menyediakan lapangan kerja, dan meningkatkan nilai tambah dalam sektor hasil peternakan. Pendekatan melalui peningkatan sektor peternakan merupakan salah satu pendekatan yang dapat diandalkan bagi pembangunan pertanian, hal ini dapat dibuktikan tidak hanya dengan laju pertumbuhan PDB melainkan dengan adanya perkembangan tingkat konsumsi masyarakat Indonesia akan komoditi peternakan dalam penyediaan bahan pangan protein hewani. Hal tersebut dapat dilihat dengan meningkatnya konsumsi protein hewani pada dua tahun terakhir. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi protein hewani disukung dengan kontribusi dari peningkatan Konsumsi daging yang cukup besar pada masyarakat Indonesia. Berdasarkan potensi dari subsektor peternakan unggas khususnya usahaternak ayam broiler dan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh peternak maka diperlukan terbentuknya kerjasama dalam agribisnis peternakan oleh berbagai pihak yang berkepentingan. Kerjasama tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk kemitraan antara perusahaan inti dengan peternak-peternak kecil, hal ini tidak saja bertujuan untuk meningkatkan pendapatan peternak tetapi bertujuan untuk mewujudkan ketersediaan daging ayam broiler dalam dimensi jumlah, kualitas, waktu, dan keterjangkauan. Keberhasilan kemitraan tidak hanya terhenti pada partisipasi atau keikutsertaan peternak plasma ayam broiler dalam memelihara ternak saja, tetapi ke dalam bentuk partisipasi yang lebih luas baik dalam pengambilan keputusan, pelaksanaan, monitoring maupun sampai memanfaatkan hasilnya. Keberhasilan kemitraan usahaternak ayam broiler antara peternak plasma ayam broiler dan perusahaan inti terbentuk oleh adanya dukungan dari beberapa faktor-faktor yang menentukan peternak ayam broiler untuk melakukan kemitraan. Faktor-faktor tersebut diantaranya karakteristik peternak ayam broiler dalam melakukan kemitraan dan beberapa alasan peternak ayam broiler melakukan kemitraan seperti jaminan pemasaran, kemudian karena tersedia DOC, saprodi, produktivitas yang tinggi, adanya petugas pendamping dan karena adanya keikutsertaan peternak lain dalam melakukan kemitraan ( Purnaningsih, 2007). iv Penelitian ini akan dilaksanakan di beberapa peternak plasma ayam broiler di Kota Depok. Penentuan lokasi penelitian dilakukan atas dasar pertimbangan salah satunya bahwa di Kota Depok merupakan salah satu sentra pengembangan kemitraan oleh Dinas Peternakan Jawa Barat, sehingga menarik untuk dijadikan tempat penelitian. Responden yang digunakan untuk mengetahui pelaksanaan kemitraan ayam broiler di Kota Depok terdiri dari peternak plasma ayam broiler dan peternak mandiri ayam broiler. Dalam penentuan responden yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan proses identifikasi rumah usaha peternakan ayam broiler berdasarkan data Dinas Peternakan dan BPS Kota Depok pada tahun 2010 yang diperoleh hasil dimana seluruh peternak plasma dan peternak mandiri ayam broiler berjumlah 993 peternak ayam broiler. Kemudian dilakukan penarikan sampel yang akan dijadikan responden diambil dari populasi peternak ayam broiler dengan jumlah responden keseluruhan sebanyak 90 peternak ayam broiler. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan teknik acak kelompok (cluster random sampling), awalnya penarikan sampel untuk peternak plasma dan peternak mandiri menggunakan cluster random sampling, namun terdapat beberapa kendala di lapangan yaitu sulitnya menjangkau tempat peternak plasma dan peternak mandiri melakukan budidaya, maka peneliti melakukan pengambilan sampel pada responden peternak plasma dan mandiri dengan menggunakan metode snowballing. Peternak plasma dan mandiri dipilih dengan cara menanyakan pada rumah tangga peternak ayam broiler tersebut apakah ada rumah tangga yang memelihara ayam broiler baik plasma maupun mandiri di daerah tersebut. Karakteristik peternak plasma dalam melakukan kemitraan ayam broiler menggunakan model analisis regresi logistik. Model regresi logistik merupakan suatu model analisis yang dibangun untuk mendeskripsikan besarnya peluang variabel respon pada suatu kategori tertentu atau lebih dengan satu atau lebih peubah bebas berskala kategori atau interval (Harmini, 2009). Variabel dependent-nya adalah karakteristik peternak yaitu Y= 1, jika melakukan kemitraan dan Y =0, jika tidak melakukan kemitraan. Data penelitian berhasil dikumpulkan dari 90 orang responden peternak yang berada di Kota Depok yang tersebar di empat kecamatan di Kota Depok yang memiliki jumlah populasi terbanyak di Kota Depok. Karakteristik peternak yang akan dikaji meliputi pengelompokan peternak berdasarkan umur, lama pendidikan, lama usahaternak ayam broiler, jumlah tanggungan keluarga, prioritas usaha, dan luas kandang. Adapun variabel-variabel yang signifikan pada taraf nyata lima persen dari hasil analisis regresi logistik biner ada dua variabel yaitu variabel prioritas usaha dan luas kandang. Hal ini dapat dilihat dari p-value 0.025 dan 0.002 dimana nilai masing-masing variabel tersebut lebih kecil dari 5 persen (p< 0,05). Variabel yang tidak signifikan dan tidak berpengaruh nyata terhadap keputusan peternak ayam broiler melakukan kemitraan pada taraf nyata lima persen adalah umur, lama pendidikan, lama usahaternak ayam broiler dan jumlah tanggungan keluarga.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/54322
      Collections
      • UT - Agribusiness [4776]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository