View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Insidensi Cendawan Entomophthorales pada Kutu Putih Pepaya dan Singkong (Hemiptera: Pseudococcidae) Di Wilayah Bogor

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (16.22Mb)
      Date
      2012
      Author
      Nurhayati, Anik
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Cendawan Entomophthorales merupakan cendawan entompatogen yang bersifat obligat. Cendawan ini diketahui mampu menginfeksi Paracoccus marginatus pada pertanaman pepaya dan singkong di wilayah Bogor. Kutu putih yang terinfeksi cendawan Entomophthorales akan mengalami perubahan warna menjadi kehitaman atau kelabu. Penelitian mengenai insidensi cendawan Ento-mophthorales pada kutu putih pepaya dan singkong dilakukan di wilayah Bogor tahun 2011. Tiga puluh tanaman contoh (singkong dan pepaya) dipilih untuk diamati kelimpahan populasi P. marginatus dan tingkat infeksi cendawan Ento-mophthorales terhadap P. marginatus. Pengamatan terhadap kelimpahan populasi dilakukan sebanyak 6 kali setiap seminggu sekali, sedangkan pengamatan tingkat infeksi cendawan Entomophthorales dilakukan sebanyak 8 kali, setiap seminggu dua kali. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kelimpahan populasi kutu putih di daerah Bubulak lebih tinggi dibandingkan populasi di Rancabungur. Hasil yang sama terjadi pada tanaman pepaya yang mempunyai kelimpahan populasi kutu putih lebih tinggi dibandingkan populasi pada tanaman singkong. Meskipun demikian, tingkat infeksi cendawan pada kedua lokasi pengamatan dan kedua tanaman tidak menunjukkan perbedaan yang nyata. Stadia cendawan yang ditemukan adalah stadia primary conidia, secondary conidia, hyphal bodies dan cendawan saprofit. Cendawan yang menginfeksi adalah Neozygites fumosa. Tingkat infeksi cendawan di dua lokasi dan dua tanaman tidak berbeda nyata. Cendawan tersebut berpotensi menginfeksi kutu putih sebesar 54,67%, dengan tingkat infeksi lebih tinggi terjadi pada kutu putih di tanaman pepaya. Stadia cendawan yang paling banyak menginfeksi kutu putih pepaya adalah hyphal bodies. Kata kunci : Kutu putih, Cendawan Entomophthorales, Neozygites, tingkat infeksi
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/54051
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository