View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Sifat Fisik Daging Kerbau pada Umur dan Jenis Kelamin yang Berbeda

      Physical Characteristic of Buffalo Meat at Different Ages and Sexes

      Thumbnail
      View/Open
      Abstract (323.3Kb)
      Bab I (287.9Kb)
      Bab II (369.0Kb)
      Bab III (408.3Kb)
      Bab IV (433.2Kb)
      Bab V (281.1Kb)
      Cover (304.5Kb)
      Full text (969.1Kb)
      Daftar Pustaka (369.0Kb)
      Lampiran (336.2Kb)
      Ringkasan (283.5Kb)
      Date
      2011
      Author
      Rosmaya, Weny
      Nuraini, Henny
      Baihaqi, Muhamad
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kerbau merupakan salah satu ternak alternatif penghasil daging sebagai sumber protein hewani. Daging kerbau belum banyak diminati oleh konsumen. Bagian yang terpenting yang menjadi acuan konsumen dalam pemilihan daging adalah sifat fisik. Sifat fisik dalam hal ini antara lain warna, keempukan, kekenyalan, susut masak, dan kebasahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh umur dan jenis kelamin yang berbeda terhadap sifat fisik daging kerbau. Daging kerbau yang digunakan sebagai sampel pada penelitian ini adalah bagian otot Longissimus dorsi et lumbarrum. Sampel diperoleh dari peternak kerbau di Kecamatan Menes, Labuan Cibaliung, Banos, Carita, Pagelaran, Panumbang, Sodong, Bojong dan Sakebi di Provinsi Banten. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Produksi Ternak Ruminansia Besar Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan IPB. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap faktorial 2x5. Faktor pertama jenis kelamin (jantan dan betina) dan faktor kedua umur (I0, I1, I2, I3, I4). Peubah yang diamati dari penilaian kualitas daging meliputi pH, keempukan, daya mengikat air (DMA), susut masak, dan warna. Data diuji dengan Analisis of Variance (ANOVA). Uji perbedaan Tukey dilakukan pada data yang berbeda nyata. Hasil pengujian menunjukkan bahwa susut masak dipengaruhi oleh kelompok umur (P<0,05) yang berbeda, tetapi tidak oleh jenis kelamin (P>0,05). Pengujian pada pH, keempukan, daya mengikat air, warna daging dan lemak tidak dipengaruhi oleh umur dan jenis kelamin diduga disebabkan oleh faktor manajemen pemeliharaan, pemotongan ternak, dan penanganan daging.
       
      Kerbau merupakan salah satu ternak alternatif penghasil daging sebagai sumber protein hewani. Daging kerbau belum banyak diminati oleh konsumen. Bagian yang terpenting yang menjadi acuan konsumen dalam pemilihan daging adalah sifat fisik. Sifat fisik dalam hal ini antara lain warna, keempukan, kekenyalan, susut masak, dan kebasahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh umur dan jenis kelamin yang berbeda terhadap sifat fisik daging kerbau. Daging kerbau yang digunakan sebagai sampel pada penelitian ini adalah bagian otot Longissimus dorsi et lumbarrum. Sampel diperoleh dari peternak kerbau di Kecamatan Menes, Labuan Cibaliung, Banos, Carita, Pagelaran, Panumbang, Sodong, Bojong dan Sakebi di Provinsi Banten. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Produksi Ternak Ruminansia Besar Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan IPB. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap faktorial 2x5. Faktor pertama jenis kelamin (jantan dan betina) dan faktor kedua umur (I0, I1, I2, I3, I4). Peubah yang diamati dari penilaian kualitas daging meliputi pH, keempukan, daya mengikat air (DMA), susut masak, dan warna. Data diuji dengan Analisis of Variance (ANOVA). Uji perbedaan Tukey dilakukan pada data yang berbeda nyata. Hasil pengujian menunjukkan bahwa susut masak dipengaruhi oleh kelompok umur (P<0,05) yang berbeda, tetapi tidak oleh jenis kelamin (P>0,05). Pengujian pada pH, keempukan, daya mengikat air, warna daging dan lemak tidak dipengaruhi oleh umur dan jenis kelamin diduga disebabkan oleh faktor manajemen pemeliharaan, pemotongan ternak, dan penanganan daging.
       
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/53859
      Collections
      • UT - Animal Production Science and Technology [4044]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository