View Item 
      •   IPB Repository
      • IPBana
      • Published by Others
      • Faculty of Agricultural Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • IPBana
      • Published by Others
      • Faculty of Agricultural Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pemanfaatan Panas Kondensor Ac Untuk Pengeringan Bahan Pangan: Studi Pengeringan Chips Kentang

      Thumbnail
      View/Open
      Abstract (291.8Kb)
      Full text (478.1Kb)
      Date
      2011
      Author
      Rahmanto, Dedy Eko
      Subrata, I Dewa Made
      Sutrisno
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pengeringan bahan pangan merupakan suatu metode penurunan kadar air bahan pangan untuk pengawetan serta memudahkan proses selanjutnya. Panas kondensor AC ruangan (air conditioner) berpotensi sebagai sumber energi pengeringan. Tujuan penelitian ini adalah memanfaatkan panas kondensor AC dengan membuat alat pengering yang digunakan untuk mengeringkan chips kentang, mengetahui pengaruh kecepatan kipas kondensor AC terhadap kapasitas pendinginannya, mengetahui kadar air hasil pengeringan dan efisiensi pengeringan. AC yang digunakan adalah merk Koshima 1 pk. Ruang pengering yang dibuat berukuran 50,2 × 50,2 × 150,2 cm berisi tujuh rak berukuran 50 × 150 cm. Perlakuan pada pengeringan adalah kipas kondensor AC kecepatan tinggi, rendah, kipas pengganti dan kombinasi dengan pembalikan rak. Chips kentang dengan ketebalan irisan 2,5 mm diblansing sebelum pengeringan. Pengeringan berlangsung selama 6 jam dengan jumlah bahan sekitar 1,1 kg untuk masing-masing rak. Parameter yang diukur adalah suhu, kecepatan aliran udara, konsumsi energi listrik dan penurunan berat bahan. Hasil penelitian menunjukkan panas kondensor AC dapat dimanfaatkan untuk mengeringkan chips kentang. Kecepatan kipas kondensor AC tidak mempengaruhi kapasitas pendinginan AC dengan nilai rata-rata 2,658 ± 0,023 kJ/detik. Perlakuan pengeringan menggunakan kipas pengganti yang dikombinasi dengan pembalikan rak menghasilkan kadar air akhir yang lebih seragam dengan hasil rata-rata 8,20 ± 1,04% bb. Efisiensi pengeringan yang dihasilkan berkisar 18,53 – 23,24% terhadap panas kondensor AC dan 67,17 – 78,77 % terhadap energi listrik AC. Kecepatan kipas kondensor AC dapat diperlambat untuk mendapatkan suhu udara keluaran kondensor yang tinggi pada batas keamanan kerja kompresor. Perlu penelitian lebih lanjut mengenai optimasi jumlah bahan dan kecepatan udara untuk mendapatkan efisiensi pengeringan yang lebih tinggi dan kadar air yang lebih seragam serta aplikasinya untuk bahan pangan yang lain.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/53845
      Collections
      • Faculty of Agricultural Technology [305]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository