View Item 
      •   IPB Repository
      • IPBana
      • Published by Others
      • Faculty of Agricultural Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • IPBana
      • Published by Others
      • Faculty of Agricultural Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pendugaan mutu pisang raja bulu setelah penyimpanan dan pemeraman dengan jaringan syaraf tiruan

      Thumbnail
      View/Open
      Publication By Other (156.1Kb)
      Date
      2008
      Author
      Sutrisno
      Suroso
      Syaefulloh, Enrico
      Maulana, Hikmat
      Edris, Ismi M.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian bertujuan mempelajari pengaruh suhu dan lama penyimpanan terhadap mutu fisik dan kimia pisang Raja Bulu setelah pemeraman dan membangun model pendugaan mutu fisik dan kimia pisang setelah pemeraman menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan (JST). Penelitian dilakukan dengan menyimpan pisang terlebih dahulu di suhu 10o dan 15oC dan suhu ruang (25o-27oC), lama simpan masing-masing 5, 10, 15 hari. Pisang yang telah disimpan kemudian dilakukan pemeraman. Pemeraman diawali dengan menyuntikkan gas etilen ke dalam chamber konsentrasi 100 ppm selama 24 jam suhu 24oC. Parameter yang diamati TPT (Total Padatan Terlarut), kekerasan, susut bobot dan warna L (kecerahan) a (merah) b (hijau). Data-data yang diperoleh digunakan membangun model pendugaan mutu fisik dan kimia pisang dengan JST. Hasil pengamatan menunjukkan adanya pengaruh dari perlakuan lama dan suhu penyimpanan terhadap mutu fisik dan kimia yakni TPT, kekerasan, susut bobot dan warna (L a b) pisang setelah pemeraman. Model JST yang dikembangkan dapat menduga mutu fisik dan kimia selama pemeraman dapat dikatakan cukup baik. Adapun nilai error MAE (Mean Absolute Error) secara keseluruhan menunjukkan nilai terkecil dibandingkan RMSE (Root Mean Square Error), SEP (Standard Error of Prediction) dan APD (Average Percentage Deviation) baik pada proses training maupun validasi. Hal ini ditunjukkan nilai MAE saat training untuk masing-masing parameter, yakni TPT, kekerasan, susut bobot, warna L, a dan b masing-masing sebesar 1.42, 0.15, 1.47, 1.25, 2.82 dan 2.80. Nilai MAE yang diperoleh setelah validasi untuk masing-masing parameter, yakni TPT, kekerasan susut bobot, warna L, a dan b masing-masing sebesar 2.44, 0.17, 3.52, 0.79, 6.72 dan 8.35.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/53832
      Collections
      • Faculty of Agricultural Technology [305]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository