View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Agribusiness
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Agribusiness
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Pendapatan Usahatani Padi dengan Memanfaatkan Sistem Resi Gudang Studi Kasus Gapoktan Jaya Tani Indramayu

      Thumbnail
      View/Open
      Daftar Pustaka (45.21Kb)
      Bab I (364.7Kb)
      Bab II (393.4Kb)
      Bab III (368.1Kb)
      Bab IV (347.2Kb)
      Bab V (402.6Kb)
      Bab VI (460.1Kb)
      Bab VII (324.8Kb)
      Bab VIII (319.7Kb)
      Cover (293.8Kb)
      Daftar Pustaka (322.6Kb)
      Full text (1.722Mb)
      Lampiran (991.1Kb)
      Ringkasan (326.7Kb)
      Date
      2011
      Author
      Febrian, Adi
      Yusalina
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Salah satu sasaran utama pembangunan pertanian dewasa ini adalah peningkatan produksi pertanian dan pendapatan petani, karena itu kegiatan di sektor pertanian diusahakan agar dapat berjalan lancar dengan peningkatan produk pangan yang baik. Padi adalah tanaman pangan utama di Indonesia karena Indonesia adalah negara dengan penduduk yang mengonsumsi beras sebagai makanan utama. Dengan demikian, padi merupakan salah satu komoditi yang mempunyai prospek menambah pendapatan para petani. Untuk memperoleh pendapatan yang memadai, maka petani dituntut kecermatannya dalam mempelajari perkembangan harga agar dapat menentukan pilihan dalam memutuskan untuk menjual atau menahan hasil produksinya. Untuk membantu petani dalam meningkatkan pendapatan usahatani pemerintah mengeluarkan sistem pemasaran, yaitu Sistem Resi Gudang (SRG) untuk membantu peningkatan posisi tawar petani dan Pasar Lelang Resi Gudang. Sistem Resi Gudang merupakan dokumen yang membuktikan bahwa suatu komoditas dengan jumlah dan kualitas tertentu telah disimpan dalam suatu gudang. Salah satu gudang yang dibangun pemerintah adalah gudang SRG di Indramayu Jawa Barat, karena Jawa Barat merupakan provinsi dengan produksi padi tertinggi di Indonesia dengan Indramayu sebagai salah satu sentra padi di Jawa Barat. Berdasarkan skema SRG, petani tidak lagi terpaksa harus menjual hasil panennya dengan harga yang rendah, melainkan dapat melakukan tunda jual dengan menyimpan hasil panennya di gudang, memperoleh resi gudang, dan memanfaatkan sebagai agunan untuk memperoleh pinjaman dari perbankan atau lembaga keuangan non bank. Pinjaman tersebut dapat dimanfaatkannya untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari, atau membeli bibit melanjutkan kegiatan usahanya, sambil menunggu harga komoditas membaik. Saat harga komoditas membaik, petani dapat menjual atau mengalihkan SRG miliknya, sehingga petani dapat merasakan dan memperoleh keuntungan optimal dari usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi manfaat dari penerapan Sistem Resi Gudang bagi petani dan membandingkan tingkat pendapatan usahatani padi yang menerapkan Sistem Resi Gudang dan yang tidak memanfaatkannya. Informasi dan data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari hasil pengisian kuesioner oleh petani responden baik yang telah memanfaatkan SRG maupun belum memanfaatkannya. Data sekunder diperoleh melalui beberapa literatur berupa data pemanfaatan SRG yang pernah dilakukan berkaitan dengan kegiatan penelitian dan data lain yang diperoleh dari perpustakaan dan instansi-instansi terkait seperti Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu, PT. Pertani selaku pengelola gudang, dan instansi-instansi terkait lainnya. Penentuan petani responden dilakukan dengan menggunakan dua metode yaitu pengambilan contoh secara acak (sstratified sampling) untuk petani yang belum memanfaatkan Sistem 3 Resi Gudang sebanyak 29 petani dan metode teknik sensus untuk petani yang sudah memanfaatkan SRG sebanyak empat petani. Sistem Resi Gudang yang disediakan pemerintah untuk membantu petani dalam upaya meningkatkan pendapatan petani memiliki beberapa manfaat, yaitu manfaat secara non ekonomi dan manfaat ekonomi. Manfaat non ekonomi yang dirasakan oleh petani yang memanfaatkan SRG adalah manfaat penyimpanan, manfaat jaminan mutu, manfaat pemasaran dan manfaat pembiayaan Manfaat ekonomi yang dirasakan oleh petani adalah petani yang memanfaatkan SRG memperoleh harga jual yang lebih baik dibandingkan petani yang tidak memanfaatkan sistem resi gudang. Pendapatan atas biaya tunai per hektar per tahun yang diterima petani yang memanfaatkan SRG yaitu Rp 10.727.502,11 lebih besar daripada pendapatan atas biaya tunai per hektar per tahun yang diterima petani penyewa lahan yaitu Rp 7.626.303,5. Berdasarkan perhitungan pendapatan atas biaya total dapat disimpulkan pula bahwa pendapatan atas biaya total per hektar per tahun yang diterima petani yang memanfaatkan SRG yaitu sebesar Rp 9.815.895,51 lebih besar daripada pendapatan atas biaya total per hektar per tahun yang diterima petani konvensional yaitu sebesar Rp 6.864.010,22. Kegiatan usahatani yang dilakukan oleh petani yang memanfaatkan SRG lebih baik bila dibandingkan dengan petani konvensional. Nilai rasio R/C atas biaya tunai petani yang memanfaatkan SRG adalah 2,31 sedangkan nilai rasio R/C atas biaya tunai petani konvensional adalah 2,01. Untuk rasio R/C atas biaya total petani yang memanfaatkan SRG adalah 2,08 sedangkan nilai rasio R/C atas biaya total petani konvensional adalah 1,83. Berdasarkan hasil penelitian, maka saran yang dapat diberikan untuk meningkatkan pendapatan usahatani petani di Gapoktan Jaya Tani di Desa Mangunjaya, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu yaitu: (1) Mengikuti anjuran penyuluh pertanian lapang (PPL) agar mendapat kualitas padi yang baik, (2) Petani yang belum memanfaatkan SRG beralih memanfaatkan SRG, (3) meningkatkan peran pemerintah daerah Indramayu dalam mensosialisasikan program SRG, dan (4) Meningkatkan peran gapokttan dalam penerapan SRG agar petani kecil mampu memnuhi quota penyimpanan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/53506
      Collections
      • UT - Agribusiness [4776]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository