Strategi Pelestarian Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Berdasarkan Pengaruh Kegiatan Pariwisata dan Kegiatan Masyarakat Enclave
Date
2000Author
Mauizah
Suratmo, F Gunarwan
Saefuddin, Asep
Utomo, Bambang S
Metadata
Show full item recordAbstract
Bertambahnya populasi penduduk di sekitar taman nasional (daerah
penyangga) beserta kegiatan yang dilakukannya seperti pertanian, membuat
kebutuhan akan areal pertanian semakin bertambah. Demikian juga kebutuhan akan
kayu bakar juga akan semakin bertambah.
Sementara itu peningkatan kegiatan pariwisata yang dilakukan di dalam
kawasan Taman Nasional Bromo Tengger, selain dapat memberikan fungsi
ekonomis, juga dapat memberikan dampak yang merugikan. Misalnya, pencemaran
yang diakibatkan oleh sampah kegiatan pariwisata. Oleh karena itu perlu dilakukan
analisis pengaruh kegiatan pariwisata terhadap Taman Nasional Bromo Tengger
Semeru. Karena itu harus diketahui pada tingkat berapa kegiatan masyarakat di
sekitar tidak merusak kondisi ekologis taman nasional. Demikian juga perlu
identifikasi strategi yang cocok untuk mengembangkan taman nasional yang
didasarkan pada analisis kekuatan, kelemahan, serta peluang dan ancaman yang
dihadapi (analisia SWOT = strength, weakness, opportunity, and threat). Tujuan dari
analisis ini adalah untuk menentukan strategi pelestarian atu kebijakan dari hasil
analisis faktor-faktor internal dan eksternal.


