Evaluasi peranan predator dan parasitoid telur dan larva instar awal spodoptera litura (F.) (Lepidoptera: Noctuidae) di Pertanaman Kedelai
Abstract
Penelitian dilaksanakan di Desa Karya Mukti, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang, dan di Desa Mekarwangi, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dan berlangsung selama bulan Juli - Oktober 2000 dan bulan Agustus September 2001. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi peranan predator dan parasitoid telur dan larva instar awal Spodoptera litura di pertanaman kedelai dan mengidentifikasi musuh-musuh alaminya. Survei tingkat parasitisasi telur dan larva dilakukan dengan cara mengumpulkan kelompok telur dan larva instar awal S. litura dari pertanaman kedelai, sedangkan percobaan eksklusi dilakukan dengan menggunakan metode kurungan yang terdiri dari kurungan tertutup dan kurungan terbuka. Hasil survei menunjukkan bahwa mortalitas telur oleh parasitoid Telenomus remus Nixon (Hymenoptera: Scelionidae) di daerah Karawang sangat rendah (2,5%), sedangkan di daerah Cianjur jauh lebih tinggi yaitu 53,8%. Mortalitas pada stadia larva instar awal oleh parasitoid Microplitis manilae (Hymenoptera: Braconidae) mencapai sekitar 40% (Karawang) dan 10% (Cianjur). Hasil survei ini sejalan dengan yang diperoleh pada percobaan eksklusi. Larva instar-1 dan -2 yang ditempatkan dalam kurungan terbuka mengalami kematian oleh predator sekitar 58% (Karawang) dan 90,2% (Cianjur). Sisa larva yang masih hidup mengalami parasitisasi sekitar 26% (Karawang) dan 29,7% (Cianjur). Dalam perlakuan kurungan tertutup, sebagian besar larva yang diumpankan dapat ditemukan kembali dan tidak satu pun yang terparasit. Secara keseluruhan penelitian mengungkapkan tingginya mortalitas pada larva instar awal S. litura yang disebabkan oleh predator dan parasitoid. Dalam upaya pengembangan PHT pada pertanaman kedelai, maka keberadaan musuh-musuh alami ini harus dipertahankan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengurangi penggunaan insektisida.
Collections
- MF - Agriculture [4156]


