View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Performa Dan Kebersihan Domba Garut dengan Perlakuan Pencukuran dan Pemeliharaan Secara Semi Intensif.

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (1.164Mb)
      Cover (305.5Kb)
      Abstract (370.7Kb)
      BAB I (285.6Kb)
      BAB II (400.4Kb)
      BAB III (507.5Kb)
      BAB IV (738.2Kb)
      Kesimpulan (356.8Kb)
      Daftar Pustaka (368.8Kb)
      Lampiran (484.2Kb)
      Date
      2011
      Author
      Yunidar, Mayagita
      Rahayu,Sri
      Yamin,Moh.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pencukuran merupakan salah satu manajemen rutin yang seharusnya diterap-kan pada suatu peternakan baik bertujuan sanitasi maupun produksi bulu. Domba Garut merupakan domba lokal penghasil bulu sehingga diharapkan dengan pen-cukuran dapat meningkatkan sanitasi dan performa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari performa dan kebersihan Domba Garut dengan perlakuan pen-cukuran dan pemeliharaan secara semi intensif. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 8 minggu yaitu pada bulan Agustus 2010 hingga Oktober 2010 di peternakan domba milik PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. yang berada di Desa Tajur, Kecamatan Citeurep, Bogor. Ternak yang digunakan adalah Domba Garut sebanyak 24 ekor yang terdiri dari masing-masing 8 ekor domba jantan I0, betina I0, dan induk kering. Sebanyak 12 ekor domba dicukur yang terdiri dari masing-masing 4 ekor domba jantan I0, betina I0, dan induk kering. Sisa domba sebanyak 12 ekor yang tidak dicukur dijadikan kontrol. Bobot badan awal domba jantan dan betina I0 yang digunakan adalah berkisar antara 11–20 kg, sedangkan bobot badan domba induk kering berkisar antara 22–32 kg. Pakan yang diberikan adalah rumput Brachiaria humidicola dan konsentrat (ransum komplit). Pakan hijauan diberikan ad libitum, untuk konsentrat diberikan dengan jumlah tertentu atau terbatas. Pakan konsentrat yang diberikan sebanyak 200 g untuk jantan I0 dan betina I0 serta sebanyak 300 g untuk induk kering. Pemberian konsentrat dilakukan pada pagi dan sore hari setelah digembalakan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola Faktorial 2x3. Faktor yang dianalisa adalah pencukuran dan status fisiologis yang berbeda. Tiap perlakuan terdiri dari 4 ulangan. Peubah yang diamati antara lain pertambahan bobot badan harian (PBBH), konsumsi pakan, konsumsi bahan kering, jumlah ektoparasit dan tingkat kebersihan ternak. Data yang diperoleh dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA).
       
      Pencukuran merupakan salah satu manajemen rutin yang seharusnya diterap-kan pada suatu peternakan baik bertujuan sanitasi maupun produksi bulu. Domba Garut merupakan domba lokal penghasil bulu sehingga diharapkan dengan pen-cukuran dapat meningkatkan sanitasi dan performa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari performa dan kebersihan Domba Garut dengan perlakuan pen-cukuran dan pemeliharaan secara semi intensif. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 8 minggu yaitu pada bulan Agustus 2010 hingga Oktober 2010 di peternakan domba milik PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. yang berada di Desa Tajur, Kecamatan Citeurep, Bogor. Ternak yang digunakan adalah Domba Garut sebanyak 24 ekor yang terdiri dari masing-masing 8 ekor domba jantan I0, betina I0, dan induk kering. Sebanyak 12 ekor domba dicukur yang terdiri dari masing-masing 4 ekor domba jantan I0, betina I0, dan induk kering. Sisa domba sebanyak 12 ekor yang tidak dicukur dijadikan kontrol. Bobot badan awal domba jantan dan betina I0 yang digunakan adalah berkisar antara 11–20 kg, sedangkan bobot badan domba induk kering berkisar antara 22–32 kg. Pakan yang diberikan adalah rumput Brachiaria humidicola dan konsentrat (ransum komplit). Pakan hijauan diberikan ad libitum, untuk konsentrat diberikan dengan jumlah tertentu atau terbatas. Pakan konsentrat yang diberikan sebanyak 200 g untuk jantan I0 dan betina I0 serta sebanyak 300 g untuk induk kering. Pemberian konsentrat dilakukan pada pagi dan sore hari setelah digembalakan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola Faktorial 2x3. Faktor yang dianalisa adalah pencukuran dan status fisiologis yang berbeda. Tiap perlakuan terdiri dari 4 ulangan. Peubah yang diamati antara lain pertambahan bobot badan harian (PBBH), konsumsi pakan, konsumsi bahan kering, jumlah ektoparasit dan tingkat kebersihan ternak. Data yang diperoleh dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA).
       
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/51831
      Collections
      • UT - Animal Production Science and Technology [4045]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository