View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Resources and Environmental Economic
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Resources and Environmental Economic
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis perbandingan pendapatan usahatani padi organik dengan padi anorganik (kasus : kelurahan Sindang Barang dan Situ Gede, kecamatan Bogor Barat)

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (2.674Mb)
      BAB I (399.2Kb)
      BAB II (579.1Kb)
      BAB III (395.7Kb)
      BAB IV (515.6Kb)
      BAB V (886.3Kb)
      BAB VI (864.4Kb)
      BAB VII (345.7Kb)
      Cover (429.3Kb)
      daftar pustaka (351.4Kb)
      Lampiran (1.030Mb)
      ringkasan (367.0Kb)
      Date
      2011
      Author
      Wulandari, Indah
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pertanian merupakan hal yang substansial dalam pembangunan, yaitu sebagai pemenuhan kebutuhan pangan, penyedia bahan mentah untuk industri, penyedia lapangan kerja, dan penyumbang devisa negara. Hal yang wajar apabila bangsa Indonesia sebagai bangsa yang membangun selalu meletakkan pembangunan sektor pertanian sabagai prioritas utama dalam pembangunan. Titik kulminasi pembangunan pertanian terjadi pada tahun 1984, yaitu saat Indonesia yang sebelumnya mendapat predikat sebagai negara pengimpor beras terbesar dapat mencapai swasembada beras dengan program Bimbingan Massal (BIMAS). Program BIMAS merupakan salah satu realisasi bahwa revolusi hijau telah mencapai swasembada beras, sehingga mampu mengatasi kerawanan pangan. Hasil pertanian dari program BIMAS memang sangat menguntungkan, namun metode pertanian yang diterapkan menimbulkan beberapa akibat, seperti menurunnya produktivitas tanah akibat penggunaan pupuk kimia secara berlebihan dan rusaknya keseimbangan ekosistem akibat penggunaan pestisida. Meningkatnya taraf kehidupan masyarakat membuat sebagian masyarakat menyadari arti pentingnya hidup yang berkualitas. Masyarakat semakin menyadari bahwa penggunaan bahan-bahan kimia untuk pertanian akan menimbulkan efek negatif terhadap lingkungan dan kesehatannya. Sebagian anggota masyarakat mulai mengubah pola makan dengan cara memilih produk pangan yang sehat, alami, dan berkualitas. Mereka juga mulai mencari produk pangan yang aman untuk dikonsumsi agar tidak berpengaruh negatif pada tubuhnya. Saat ini produk-produk pertanian organik seperti beras sudah banyak tersedia di supermarket tertentu. Hal ini membuat konsumen dapat dengan mudah memanfaatkan produk-produk tersebut walaupun harga jual yang ditawarkan cukup tinggi.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/51277
      Collections
      • UT - Resources and Environmental Economic [2339]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository