Analisis kelayakan pengusahaan benih jagng hibrida F1 pada PT. Java Inti Agriniaga
Abstract
Tanaman jagung sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia ataupun hewan. Di Indonesia, jagung merupakan makanan pokok kedua setelah padi. Seiring dengan adanya peningkatan konsumsi hewani maka industri pakan banyak bermunculan. Tentu saja dengan pertumbuhan industri pakan yang semakin meningkat menuntut penyediaan jagung dalam negeri, khususnya untuk pakan ternak, tiap tahun terpaksa dilakuakn impor sebesar 1,5 juta ton, sedangkan untuk pangan di impor sekitar 0,5 juta ton. Padahal, potensi lahan untuk penanaman jagung masih tersedia. Dengan pembukaan lahan baru dan peningkatan produktivitas lahan yang ada, diharapkan impor jagung dapat tergantikan oleh produksi dalam negeri.
Collections
- UT - Agribusiness [4789]

