Kajian Kualitas Spermatozoa Semen Beku Pasca Swim Up Pada Produksi Embrio Domba In Vltro
Abstract
Penelitian ini bertujuan menentukan pengaruh metode swim up terhadap kualitas spermatozoa beku serta menelaah hubung-a n kualitas spermatozoa pasca A swim up dengan perkembangan embrio in vitro. Semen beku domba g a t yang akan digunakan dilakukan thawing pada air bersuhu 3 7 ' ~ selama 10 detik. Kemudian dilakukan swim up yaitu semen disentrifiigasi sebanyak dua kali dalam medium kapasitasi selama 5 menit dengan kecepatan 500G, akan terbentuk dua lapisan, lapisan atas berisi supematan dan bagian bawah berisi endapan spermatozoa. Supematan dibuang dan disisakan %0,2 ml, lalu endapan spermatozoa ditambahkan medium kapasitasi sampai 1 ml dan diekuilibrasi selama 30 menit di dalam inkubtor C02 5% dengan suhu 39'~. Setelah itu 800 p1 larutan bagian atas diambil dan dilakukan evaluasi spermatozoa. Spermatozoa dimasukkan ke dalam drop pada cawan petri. Selanjutnya digunakan untuk IVF, oosit yang telah dimatangkan sebelumnya dicuci sebanyak 3 kali dengan medium fertilisasi kemudian dimasukkan ke dalam drop yang berisi spermatozoa dan ditutup dengan mineral oil untuk proses fertilisasi dan diinkubasi selama 18 jam. Pada setiap perlakuan baik setelah thawing, swim up maupun IVF dilakukan penilaian spermatozoa terhadap motilitas, hidup mati dan abnormalitas spermatozoa. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan motilitas pasca swim up (39,05% vs 45,46%) dan terjadi penurunan yang nyata persentase motilitas pasca IVF (2,91%). Sementara itu tidak ada perbedaan nyata antara persentase hidup spermatozoa pasca thawing (47,36%) dengan pasca swim up (46,54%) dan tejadi penurunan yang nyata pasca IVF (10,76%). Sementara itu juga terjadi peningkatan abnormalitas spermatozoa pasca swim up (4,20%) dan pasca NF (10,78%). Pada tingkat perkembangan embrio menunjukkan motilitas pasca swim up 40%, 45% dan 50-55% tidak menunjuMcan perbedaan yang nyata dengan nilai cleavage rate (37,84%, 34,44% dan 5455%) dan nilai morula rate (28,38%, 19,87% dan 36,36%). Dapat disimpulkan bahwa metode swim up dapat meningkatkan motilitas spermatozoa beku pasca thawing. Motilitas spermatozoa pasca swim up antara 40%-55% menghasilkan perkembangan embrio yang tidak berbeda.

