Korelasi Berat Badan Dan Volume Testis Terhadap Konsentrasi Spermatozoa Kambing Saanen
Abstract
Dalam rangka pemilihan bibit untuk tujuan inseminasi buatan (18), dibutuhkan suatu sistem pemilihan atau seleksi pejantan yang aplikatif. Kapasitas reproduksi pejantan dapat dinilai dari libido dan ferti/itas sperma yang dihasilkan, sedangkan untuk potensi pejantan bisa diamati dari beberapa kriteria, seperti : berat badan, volume testis dan kualitas semen diantaranya konsentrasi spermatozoa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi berat badan dan volume testis terhadap konsentrasi spermatozoa kambing saanen. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan tiga ekor kambing saanen jantan yang telah dewasa kelamin dan dikoleksi semennya dengan vagina buatan. Berat badan ditimbang menggunakan timbangan khas untuk ruminansia kecil, sedangkan volume testis diukur secara volumetrik. Konsentrasi spermatozoa dihitung menggunakan Haemocytometer dengan kamar Mung Neubauer. Hasil panelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat korelasi nyata antara berat badan dan konsentrasi spermatozoa (r = 0,4538), demikian juga antara volume testis dan konsentrasi spermatozoa didapatkan korelasi tidak nyata (r = 0,0195), serta antara berat badan dan volume testis (r = 0,0478). Uji korelasi ganda pada ketiga parameter tersebut menunjukkan angka koefisien korelasi sebesar 0,2025 yang merupakan korelasi tidak nyata. Dengan hasil penelilian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat korelasi antara berat badsn dan volume testis terhadap konsentrasi spermatozoa pads kambing saanen.

