Analisis sistem bagihasil berdasarkan perspektif hukum adat dan undang-undang bagi hasil perikanan di PPN Pekalongan
Abstract
Pekalongan merupakan basis perikanan tangkap terbesar di Indonesia yang mempunyai pelabuhan perikanan dan pangkalan pendaratan yang berstatus Pelabuhan Nusantara, sehingga banyak masyarakat Pekalongan yang melakukan usaha penangkapan ikan. Usaha penangkapan yang dllakukan nelayan Pekalongan menyebabkan terjadinya posisi tawar antara nelayan penggarap dan nelayan pemilik serta proporsi bagi hasil. Pada umumnya bagi hasil yang digunakan nelayan Pekalongan adalah sistem bagi hasil berdasarkan hukum adat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem bagi hasil perikanan laut yang digunakan oleh nelayan Pekalongan, dan mengetahui tingkat kesejahteraannya serta mengetahui faktor-faktor penghambat pelaksaanaan UUBHP.

