View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Pemasaran Produk Agroforestri Kemiri (Aleuriteus molluccana) di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, Propinsi Sulawesi Selatan

      Thumbnail
      View/Open
      Undergraduate Thsis (3.956Mb)
      Date
      2007
      Author
      Saputra, M. Harris
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kabupaten Maros adalah daerah penghasil kemiri terbesar di Propinsi Sulawesi Selatan dengan Kecamatan Camba sebagai salah satu daerah penghasil kemiri yang penamaannya dalam sistem agroforestry. Penggunaan pola agroforestri di daerah ini masih tergolong baru, keberadaan lahan yang dikelola secara agroforestri merupakan kesatuan agrobisnis yang perlu memperhatikan faktor-faktor pemasaran dan perlu penilaian efektifitas penerapan pola agroforestri didaerah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) potensi ekonomi dari komoditi agroforestri kemiri, (2) struktur dan perilaku pasar kemiri, (3) sebaran marjin pemasaran kemiri di setiap lembaga pemasaran dan (4) pola pemasaran yang paling menguntungkan bagi petani kemiri. Pasar kemiri agroforestri Kecamatan Camba memiliki struktur pasar persaingan murni dan pasar oligopsoni. Adapun pelaku pasar yang terapat dalam kegiatan pemasaran kemiri adalah petani, pedagang pengumpul desa, pedagang pengumpul kota, pedagang pengecer dan konsumen. Jumlah responden masing-masing pelaku pasar adalah 20 responden petani, 6 responden pedagang pengumpul desa, 2 responden pedagang pengumpul kota, 1 responden pedagang besar dan 3 responden pedagang pengecer. Dalam kegiatan pemasaran kemiri terbentuk satu saluran pemasaran yang sudah efisien bagi petani yaitu Rp 7.000/kg. Keuntungan terbesar per kg kemiri juga terjadi di tingkat petani sedangkan biaya per kg kemiri yang dipasarkan ditanggung oleh pedagang besar dengan nilai sekitar Rp 400,- per kg atau lebih besar dua kali dari biaya yang ditanggung pedagang pengumpul desa, empat kali lebih besar dari biaya yang ditanggung pedagang pengumpul kota dan pedagang pengecer
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/49424
      Collections
      • UT - Forest Management [3207]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository