Studi Aktifitas Ekstrak Kholoform Buah Mengkudu (Morinda citrifolia) ssebagai Anthelmintika pada Domba yang Diinfeksi Haemonchus contortus
Abstract
Potensi pengobatan tradisional di Indonesia cukup tinggi dan jumlah tumbuh-tumbuhan yang mempunyai khasiat cukup banyak. Salah satu diantaranya adalah tanaman buah pace atau mengkudu (Morinda coitrifolia) yang sering digunakan sebagai obat cacing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktifitas ekstrak khloroform buah mengkudu pada domba yang diinfeksi cacing H. contortus dengan melihat perubahan-perubahan pada jumlah telur cacing dalam tiap gram tinja (ttgt), jumlah cacing dewasa dan berat badan. Disamping itu penelitian ini juga mempelajari pengaruh metabolisme rumen domba terhadap aktifitas anthelmintika ekstrak mengkudu terhadap cacing H. contortus dewasa secara in vitro.
Sebanyak 20 ekor domba yang telah diinfeksi buatan dengan cacing H. contortus di bagi menjadi 5 kelompok masing-masing 4 ekor. Pada hari ke-35 pasca infeksi, empat kelompok domba diberi ekstrak khloroform mengkudu dengan dosis 0,1563 g/kg BB (T1), 0,3125 g/kg BB (T2), 0,625 g/kg BB (T3), 1,25 g/kg BB (T4) sedangkan kelompok kontrol tidak diberi. ...
Collections
- MF - Veterinary Science [1012]


