Studi Perilaku Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis Fischer, 1814) di Suako Rhino Sumatera Taman Nasional Way Kambas Lampung
Abstract
Badak Sumatera merupakan salah satu jenis satwa yang dilindungi berdasarkan UU Perlindungan Binatang Liar tahun 1931 No. 134 dan Peraturan Perlindungan Binatang Liar 1931 No. 226. IUCN memasukkan satwa ini dalam Red Dara Book dengan kategori Critically Endangered. Populasi badak Suamtera di alam terncam mendekati kepunahan. Perkembangbiakan secara intensif dilakuakn di Suaka Rhino Sumatera (SRS) guna menyelamatkan plasma nutfah dari populasi badak Sumatera yang ada di alam untuk mendukung program tersebut dalam upaya pengelolaan badak harus diketahui bio-ekologinya termasuk perilaku kesehariannya sehingga tepat dalam mengambil keputusan pengelolaan. Selain itu perawatan secara medis pada badak dalam lingkungan penangkaran diperlukan karena kesehatan badak menjadi jaminan untuk dapat berkembang dengan baik. Beberapa penelitian yang telah dilakukan di SRS adalah mengenai perilaku badak betina bernama ina dan Dusun serta badak jantan bernama Torgamba, serta penelitian-penelitian mengenai habitat dan kesehatan badak-badak tersebut. Tujuan penelitian ini adlah untuk mengetahui perilaku keseharian yang diperlihatkan oleh dua skor badak betina yaitu Rosa dan Ratu yang baru saja dimasukkan ke dalam area SRS dibanding dengan badak-badak lain yang ada.

