View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Identifikasi Dan Deteksi Penyebab Penyakit Daun Kecil Kacang Panjang (Cowpea little leaf disease)

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (2.031Mb)
      Date
      2007
      Author
      Kurniayu
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penyakit daun keeil kaeang panjang merupakan penyakit yang sering ditemukan pada tanaman kacang panjang. Gejala tanarnan yang terinfeksi menunjukkan pertumbuhan yang sangat terhambat, daun menjadi keeil melengkung ke bawah atau ke atas. Ruas-ruas tanaman sangat pendek dan tunastunas ketiak berkembang sehingga tampak seperti sapu. Infeksi tanaman muda menyebabkan tidak terbentu.1mya buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeteksi penyebab penyakit daun kecil kaeang panjang dengan mempelajari eara penularan (seeaia mekanis, menggunakan vektor kutu daun Aphis craccivora dan penyambungan, penularan pada berbagai jenis tanaman indikator) dan mendeteksi secara serologi dan molekuler. Survei kejadian penyakit daun keeil kaeang panjang di beberapa pertanaman kaeang panjang di keeamatan Darmaga, Bogor menunjukkan bahwa penyakit ini tersebar di semua lokasi pengamatan (Babakan Lio, Cibeureum, Leuwikopo, Cikarawang, dan Darmaga) dengan kejadian penyakit 1,6-15,3%. Hasil penularan menunjukkan bahwa patogen penyebab daun keeil kaeang panjang adalah virus yang tidak dapat ditularkan seeara mekanis, namun dapat ditularkan seeara efisien dengan kutu daun (A. craccivora) dan penyambungan. Uji penularan dengan serangga vektor A. craccivora pada 13 spesies tanarnan dari 6 famili menunjukkan bahwa Glycine max, Phaseolus vulgaris, Vigna unguiculata, Pisum sativum dapat terinfeksi virus dengan gejala yang identik seperti pada kacang panjang, tetapi tidak dapat menginfeksi taflaman Capsicum annuum, Lycopersicon esculentum, Nicotiana benthamiana, Arachis hypogea, Phaseolus radiatus, Cucumis sativus, Chenopodium amarantic%r, Ageratum conyzoides, dan Gomphrena globosa. Deteksi serologi dengan ELISA menggunakan antiserum General Potyvirus (Potyviridae : Potyvirus), CMV (Bromoviridae: Cueumovirus), dan ChiVMV (Potyviridae : Potyvirus) menunjukkan hasil yang negatif. Hal ini menunjukkan bahwa virus daun keeil kaeang panjang bukan dari genus Potyvirus dan Cucumovirus. Deteksi molekuler dilakukan dengan RT-PCR dan peR menggunakan universal primer untuk Luteovirus dan universal primer untuk fitopiasma. Hasil deteksi molekuler menunjukkan bahwa penyakit daun keeil kaeang panjang disebabkan oleh virus dari genus Luteovirus dan bukan fitoplasma atau interaksi keduanya.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/48428
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository